Olahraga

Menpora Minta PSSI Hapus Kebiasaan Lama dalam Membuat Timnas Indonesia

Menpora meminta kepada PSSI untuk mulai menghapus kebiasaan lama dan mempersiapkan Tim Nasional Indonesia dari usia dini.


Menpora Minta PSSI Hapus Kebiasaan Lama dalam Membuat Timnas Indonesia
Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali saat memberikan kata sambutan di Kongres PSSI 2021. (Kemenpora)

AKURAT.CO, Menteri Pemuda Olahraga (Menpora), Zainudin Amali memiliki sebuah permintaan kepada PSSI. Dia meminta kepada PSSI untuk mulai menghapus kebiasaan lama dan mempersiapkan Tim Nasional Indonesia dari usia dini.

Hal ini disampaikan Menpora, sebagai catatan atas penampilan tim besutan Shin Tae-Yong yang tidak memetik kemenangan sekalipun dalam kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022 saat menghadapi tiga lawan yakni Thailand, Vietnam dan Uni Emirat Arab.

“Kita harus melihat bahwa sepak bola kita ini, kita harus persiapkan jangka panjang karena tidak ada prestasi yang ujug-ujug (tiba-tiba) atau by accident dan harus by design,” kata Menpora Amali saat menjadi narasumber secara virtual dalam acara Meet The VVIP JAK TV.

Pria yang juga politisi Golkar itu optimistis pola pembinaan pemain sepak bola kedepan akan lebih baik dengan mempersiapkan atlet-atlet dari usia dini. Sebab, saat ini sudah ada Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Sekarang Presiden sudah mengeluarkan Inpres nomor 3 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan sepakbola nasional, ini kita jadikan sebagai dasar, pijakan, pondasi kita untuk berjalan," katanya.

"Sehingga terstruktur pembinaan kita. Jadi saya berharap kira-kira 10 tahun kedepan kita punya satu tim nasional yang bagus, yang cukup kuat, tangguh asal kita konsisten,” pungkasnya.

Dari pertandingan-pertandingan Skuat Garuda -julukan Indonesia- di kulifikasi Piala Dunia Qatar 2022 tersebut, Menpora Amali melihat ada banyak hal yang harus dibenahi.

Meskipun para pemain sudah dilatih pelatih Shin Tae-Yong yang berkualifikasi internasional dan pernah membawa timnas negaranya ke Piala Dunia, namun yang juga harus diperhatikan adalah materi, kulitas dan mental para pemain.

“Nah ini yang harus menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih dan kita semua,” jelas Menpora.

Bila pola pembinaan dilakukan sejak usia dini dilakukan dengan baik dan berkesinambungan, Menpora Amali optimistis suatu saat tim nasional Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia.

“Saya optimis asal kita membinanya secara terstruktur, konsisten dan berkesinambungan. Tapi kalau angin-anginan ya seperti sekarang hasilnya,” lanjutnya.[]

Hendra Mujiraharja

https://akurat.co