Olahraga

Menpora Jelaskan Nasib Timnas Setelah Piala Dunia U-20 2021 Diundur

"Timnas yang kita persiapkan memang untuk tahun 2021, karena dimundurkan ke tahun 2023, sehingga sesuai aturan, usia mereka sudah lewat."


Menpora Jelaskan Nasib Timnas Setelah Piala Dunia U-20 2021 Diundur
Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali (KEMENPORA)

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali baru saja melakukan rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengenai penundaan Piala Dunia U-20 2021.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Kementerian dan Lembaga lain dengan enam perwakilan provinsi tempat berlangsungnya Piala Dunia U-20 2021.

Ada beberapa hasil penting dalam rapat koordinasi tersebut, salah satu yang terpenting adalah mengenai kelanjutan Training Camp (TC) Tim Nasional Indonesia U-20.

Pasalnya, jika Piala Dunia ditunda pada 2023, jelas pemain yang dipersiapkan untuk tahun depan tidak masuk syarat untuk tampil pada tahun 2023 karena tidak sesuai ketentuan FIFA.

“Untuk Timnas yang kita persipkan sekarang memang buat tahun 2021, karena dimundurkan ke tahun 2023, sehingga sesuai aturan, usia mereka sudah lewat,” kata Zainudin Amalli dalam konfrensi pers yang dilakukan secara virtual, Senin (28/12) sore WIB.

“Maka kita persiapkan Timnas lagi. Tapi itu adalah kewenangan PSSI yang akan melakukannya, nanti caranya akan dijelaskan langsung oleh PSSI.”

Terkait mundurnya pelaksanaan Piala Dunia U-20, tidak menutup kemungkinan bagi Timnas untuk melakukan TC jangka panjang. Namun, salah satu masalahnya adalah terkait anggaran yang akan dikeluarkan hingga Piala Dunia U-20 2023.

Kemenpora sebelumnya juga akan mereview anggaran yang sudah dikeluarkan PSSI untuk TC Timnas. Karena sesuai dengan kesepakatan awal, penggunaan anggaran PSSI untuk TC memang berakhir pada 31 Desember 2020.

“Setelah itu kita lihat penggunaan anggarannya seperti apa, 100 persen digunakan atau tidak. Karena ini menyangkut administrasi, khususnya nanti Deputi IV akan berdiskusi terus dengan tim PSSI mengenai pertanggungjawabannya,” jelas Menpora.