Olahraga

Menpora: Ini Alasan Fenomena Selebritis Investasi di Klub Sepakbola Bisa Terjadi

Belakangan banyak kalangan selebritis Tanah Air yang beli saham klub sepakbola.


Menpora: Ini Alasan Fenomena Selebritis Investasi di Klub Sepakbola Bisa Terjadi
Menpora Zainudin Amali saat bersama Raffi Ahmad. (Kemenpora)

AKURAT.CO  Belakangan, banyak kalangan artis atau pengusaha mulai menginvestasi di klub sepakbola. Setelah Raffi Ahmad, giliran Atta Halilintar dan Gading Martin yang ikut beli saham klub sepakbola. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali ungkapkan alasannya.

"Saya kira ada satu hal yang mendasar yang saya lihat kenapa orang seperti Raffi Ahmad, Atta Halilintar kemudian Gading Martin bahkan ada Sultan Kelantang mau masuk ke sepakbola kita," kata Menpora  di Surabaya, dalam rilis yang diterima Akurat.co.

"Setelah saya berdiskusi dengan berbagai pihak, berbagai stakeholder, ini karena sepakbola kita mulai dipercaya oleh masyarakat. Mulai ada trust dari publik kita terhadap sepakbola kita," lanjutnya.

Oleh karena itu, dia meminta kepada PSSI sebagai federasi sepakbola untuk terus menjaga kepercayaan publik tersebut. 

"Nah ini yang saya pesan kepada federasi kepada teman-teman di PSSI, ini harus dijaga, tidak boleh lagi ada perkelahian antara pemain di tengah-tengah lapangan atau pelatih sampai bertengkar dengan pemain lawan dan sebagainya. Kita hindari betul itu," harapnya. 

Bahkan, Menpora Amali akan mendorong PSSI untuk membuat aturan-aturan yang ketat sehingga hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Misalnya pengaturan skor dan lainnya. 

"Karena ini akan membuat orang tidak percaya sepakbola Indonesia, orang jadi malas. Nonton saja malas, apalagi ikutan investasi di dalam sepak bola Indonesia," lanjutnya.

Menpora Amali menagaskan bahwa pemerintah dan PSSI sangat serius dalam memajukan sepakbola nasional. Terlebih saat ini telah ada  Instruksi Presiden (Inpres) nomor 3 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. Kedepan, sepakbola nasional akan didorong kea rah industri.

“Sekarang ini mulai ada kepercayaan, kewajiban saya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, teman-teman dari PSSI ini harus menjaga. Kalau sepakbola ini bergulir maka industrinya akan hidup bukan hanya merchandise tetapi juga berbagai hal akan muncul. Akan ada inovasi-inovasi di era digital,” lanjutnya.[]