Olahraga

Menpora akan Kaji Kehadiran Penonton jika Liga 1 Kembali Bergulir

"Kita akan lakukan pengkajian supaya hasil kajian itu menjadi dasar untuk mengeluarkan izin dari pihak Kepolisian."


Menpora akan Kaji Kehadiran Penonton jika Liga 1 Kembali Bergulir
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali (kiri) menyerahkan surat izin keramaian dari pihak Polri kepada Mochamad Iriawan selaku Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (19/2) (KEMENPORA)

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali akan melakukan kajian mendalam dan serius bersama Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan Kepolisian terhadap wacana adanya penonton saat Liga kembali bergulir.

“Kami diminta oleh Bapak Presiden membuat kajian. Jadi beliau menyampaikan kepada saya untuk dikaji dan kita akan lihat juga terkait percepatan dari vaksinasi ini. Kita akan hitung betul,” kata Menpora Amali dalam keterangan virtual di Kemenpora, Jakarta, Rabu (14/4).

“Ini bukan pekerjaan ringan ya mengizinkan siapa yang boleh dan tidak boleh nonton langsung. Tetapi, beliau (Presiden) telah membuka peluang itu untuk mengkaji lebih dulu. Mengkaji ya bukan mengizinkan.”

Sikap Menpora tegas terkait wacana adanya penonton terbatas dalam putaran Liga 1 mendatang. Meski demikian, ia tidak tinggal diam terhadap wacara adanya penonton terbatas didalam stadion.

“Kemarin pernyataan saya, kita tidak gegabah, tetapi kita tidak mendiamkan. Kita tetap akan lakukan pengkajian supaya benar-benar hasil dari kajian kita itu menjadi dasar untuk mengeluarkan izin dari pihak kepolisian,” urainya.

Menurut Politisi partai Golkar tersebut, Presiden juga memantau langsung jalannya Piala Menpora 2021, hingga menampung aspirasi masyarakat pecinta sepakbola Indonesia.

Hal itu juga yang mendasari munculnya arahan kepada Menpora untuk melakukan kajian penonton terbatas dalam jalannya liga. Selain itu, arahan Presiden ini bermakna untuk mendidik supaya para penonton dan suporter menjadi tertib. 

“Saya akan kaji betul-betul, ini bukan keputusan tapi baru kajian. Dan jika hasil kajiannya ternyata tidak visible untuk penonton, ya saya akan sampaikan seperti itu,” jelas Amali.

“Kajian ini juga berlaku untuk semua kegiatan olahraga. Sehingga kita akan menetapkan SOP yang standar sesuai karakteristik dari cabor itu.”

Dian Eko Prasetio

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu