News

Menlu Retno dan Menlu Singapura Bertemu, Ini yang Dibahas

Dalam pertemuan membahas kesepakatan untuk diadakannya Leaders Retreat 2021 secara langsung.


Menlu Retno dan Menlu Singapura Bertemu, Ini yang Dibahas
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Menlu Singapura Vivian Balakrishnan pada Kamis (25/3/2021) (Dok. Kemlu)

AKURAT.CO, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Jakarta pada Kamis (25/3/2021) kemarin.

Dalam pertemuan membahas kesepakatan untuk diadakannya Leaders Retreat 2021 secara langsung.

“Kami setuju untuk mengusulkan kepada para pemimpin untuk mengadakan Retret Pemimpin secara langsung pada tahun 2021,” ucap Menlu Retno dalam keterangan pers yang diterima pada Jumat (26/3/2021). 

Pertemuan tahunan ini juga, kata Retno, untuk menandakan pentingnya hubungan bilateral Indonesia dan Singapura. Agar keduanya dapat merencanakan kerja sama utama ke depannya.

"Tahun ini, tema utama kerja sama kami adalah bagaimana kami pulih bersama dari pandemi. Dan ada tiga masalah yang perlu disoroti," katanya.

Tiga hal yang dibahas pada pertemuan itu adalah masalah pertama, tentang kerja sama investasi, yang akan menerangkan situasi usai diadakannya perjanjian investasi bilateral (BIT) antara Indonesia dan Singapura.

Kedua, soal persiapan untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata. "Saya menjelaskan kepada menteri Balakrishnan bahwa pada sekarang, Indonesia telah memvaksinasi lebih dari 9 juta orang. Dan Menteri Kesehatan saya Minggu lalu mengatakan bahwa pada satu titik, kami telah mencapai 500.000 vaksinasi per hari. Namun, Tren bagus ini jangan sampai membuat kita terlena. Sebaliknya, kami harus bekerja lebih keras untuk itu pulih bersama, dan pulih lebih kuat," ujar Retno.

Sebelum bertemu Menlu Retno, Menlu Balakrishnan sempat melakukan pertemuan dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno untuk membahas permasalahan tersebut.

“Kami mencatat komunikasi tentang kemungkinan untuk memiliki proyek percontohan pembukaan kembali perbatasan untuk tujuan berpariwisata dengan cara yang aman, bertahap dan hati-hati. Kesehatan dan keselamatan orang-orang adalah yang terpenting,” pungkasnya.

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu