News

Menkumham Minta Jajarannya Tingkatkan Pelayanan Publik 

Yasonna menyampaikan bahwa Kemenkumha harus bersinergi dan berkolaborasi dengan instansi terkait dalam pelaksanaan tugas. 


Menkumham Minta Jajarannya Tingkatkan Pelayanan Publik 
Menkumham Yasonna Laoly saat dijumpai di Hotel Royal Ambarukmo, Sleman (17/1/2020) (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI, Yasonna Hamonangan Laoly, menginstruksikan jajarannya untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan layanan publik. 

Hal tersebut disampaikan Menkumham melalui keterangan tertulisnya, usai melantik 119 pejabat pimpinan tinggi pratama, Sabtu(5/3/2022). 

"Peningkatan layanan publik adalah salah satu parameter keberhasilan kinerja," kata Yasonna. 

baca juga:

Pada kesempatan tersebut, Yasonna menyampaikan empat pesan kepada para pejabat yang baru dilantik. 

Pertama, ia berpesan supaya jajarannya dapat menjaga amanah dan kepercayaan yang diberikan negara. 

Kemudian bekerja sesuai rencana kerja yang ditetapkan dan didasarkan tata nilai Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif (Ber-AKHLAK) dan Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan serta Inovatif (PASTI). 

Kedua, lanjut Yasonna, jajaran Kemenkumham harus hidup sehat dan disiplin protokol kesehatan, terutama pada kegiatan perkantoran, pelayanan publik dan berbagai aktivitas sosial lainnya. 

Ketiga, Yasonna mengatakan bahwa pimpinan harus memberikan contoh yang baik terhadap jajaran dengan disiplin hadir tepat waktu, tidak meninggalkan tempat saat bertugas, serta meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap administrasi serta disiplin pegawai. 

"Antisipasi fraud atau kecurangan, berbagai penyimpangan, selalu introspeksi dan membuka diri terhadap masukan," ujar Yasonna. 

Menurut Yasonna, kritikan yang datang malah mampu memperbaiki dan membenahi Kemenkumham. 

Terakhir, Yasonna menyampaikan bahwa Kemenkumha harus bersinergi dan berkolaborasi dengan instansi terkait dalam pelaksanaan tugas. 

Tidak hanya itu, para pegawai di lingkungan kementerian tersebut harus bijak dalam bertindak, termasuk dalam menggunakan media sosial. 

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri juga telah mengajak para aparatur sipil negara (ASN) melakukan transformasi birokrasi menuju organisasi pelayanan publik yang efektif dan efisien. 

"ASN didorong untuk dapat mencontoh negara-negara yang berhasil menerapkan birokrasi yang andal," kata Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kemendagri Suhajar Diantoro dalam keterangan tertulisnya yang diterima Rabu, (3/3/2022). 

Dalam keterangan tersebut Suhajar mencontohkan penerapan birokrasi di Taiwan, Korea Selatan, dan Singapura. Ia kemudian meminta ASN memperhatikan cara negara-negara tersebut dalam memberikan pelayanan kepada rakyatnya.[]