News

Menkpolhukam Kasih Napas Untuk Para Obligor BLBI Sebelum Interpol Turun Tangan

Menkpolhukam Kasih Napas Untuk Pengutang BLBI Sebelum Interpol Turun Tangan


Menkpolhukam Kasih Napas Untuk Para Obligor BLBI Sebelum Interpol Turun Tangan
Menkopolhukam Mahfud MD saat konferensi pers usai acara Refleksi dan Proyeksi Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Hotel Melia Purosani, Kota Yogyakarta, Senin (14/12/2020) (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO Meskipun pemerintah menyiapkan skenario pengejaran para obligor dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), para penikmat bantuan itu diminta untuk menyelesaikan kewajibannya tanpa harus ditagih pemerintah.

Menteri Koordinator Politik Hukum Dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan, pihaknya mengharapkan kesadaran para obligor dana segar BLBI itu untuk mengembalikan kewajiban mereka kepada negara.

"Tentu diharapkan kepada mereka yang merasa punya utang, dan kami punya catatannya, akan sangat baik kalau secara sukarela, secara voluntary, datang ke pemerintah, ke Menteri Keuangan,” ujar Mahfud usai memimpin rapat Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (15/4/2021).

Mahfud memastikan bahwa pemerintah akan memburu para obligor itu. Sekalipun para obligor itu berada di negara lain selain Indonesia. Pemerintah Indonesia akan menggandeng Interpol untuk memburu para peminjam uang BLBI tersebut.

Dia mengakui akan banyak kesulitan yang dialami oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI. Tetapi ia juga telah menyiapkan berbagai perangkap untuk bisa menjerat para penikmat sana BLBI.

"Ada aset yang sudah berpindah ke luar negeri. Apa yang akan dilakukan pemerintah? Ya kita antarnegara, bisa pakai interpol dan lain-lain, tadi Menkumham (Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia) sudah menyampaikan cara-cara itu,” ujarnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2021 tentang pembentukan Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia pada tanggal 6 April 2021.

Satgas yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden itu bertujuan untuk melakukan penanganan, penyelesaian, dan pemulihan hak negara yang berasal dari dana BLBI secara efektif dan efisien.

Satgas juga diingatkan agar melalukan upaya hukum dan atau upaya lainnya di dalam atau di luar negeri, baik terhadap debitur, obligor, pemilik perusahaan serta ahli warisnya maupun pihak-pihak lain yang bekerja sama dengannya, serta merekomendasikan perlakuan kebijakan terhadap penanganan dana BLBI.

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu