Ekonomi

Menkop Teten Tegaskan Percepat Transformasi Digital UMKM

 Transformasi digital faktanya menjadi salah satu bagian penting dari proses bisnis pelaku usaha saat ini.


Menkop Teten Tegaskan Percepat Transformasi Digital UMKM
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki (Akurat.co/Andoy)

AKURAT.CO Transformasi digital faktanya menjadi salah satu bagian penting dari proses bisnis pelaku usaha saat ini.

Melihat hal tersebut Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak agar semua pihak bekerja bersama-sama mengawal transformasi digital ini agar berhasil.

Tidak hanya mendorong UMKM masuk ke ekosistem digital, namun juga mendampingi UMKM untuk terus berinovasi dan bertahan pada ekosistem digital. 

baca juga:

“Data menunjukkan ekonomi digital memberikan kontribusi 4% terhadap PDB Indonesia tahun 2020. Karena digitalisasi sangat diperlukan sebagai langkah percepatan pemulihan ekonomi nasional," ucap Menkop Teten pada acara Minangkabau Creative Economy Festival, secara daring, Kamis (18/11/2021).

Berdasarkan kajian yang dilakukan LPEM FEB UI dan Tokopedia, lanjutnya, menunjukkan pemanfaatan digitalisasi oleh pelaku UMKM telah meningkatkan volume penjualan 7 dari 10 pelaku usaha. Pertumbuhan nilai transaksi terjadi pada berbagai jenis produk, antara lain produk kesehatan mencapai 154%, makanan minuman 106%, dan elektronik mencapai 24%. 

"Saat ini, sebanyak 16,4 juta atau 25,6% UMKM telah bergabung ekosistem lokapasar daring (idEA, September 2021). Angka ini tumbuh lebih dari 100% sejak pandemi bermula," ucapnya.

Lebih lanjut Menkop Teten menyampaikan bahwasanya pertumbuhan digitalisasi UMKM masih dapat ditingkatkan mengingat jumlah UMKM lebih dari 64  juta pelaku usaha. Dimana pemahaman UMKM terhadap digitalisasi harus lengkap dan utuh sehingga pelaku usaha bertumbuh dan berkembang dan naik kelas.

Rakornas Digitalisasi UMKM baru-baru ini menyimpulkan kunci percepatan transformasi digital adalah literasi digital di samping pemerataan infrastruktur internet di seluruh Indonesia. 

Hal ini diperkuat dengan hasil survei KemenKopUKM, UNDP, dan Indosat (2021) yang menunjukkan bahwa cara menarik pelanggan merupakan tantangan yang paling umum dihadapi UMKM (47.4%).