News

Menko PMK Setuju Pemudik Nekat ke Madiun Dikarantina di Eks Penjara Angker

Pemudik yang ngotot pulang ke Madiun bakal diisolasi di bangunan angker eks penjara militer peninggalan zaman kolonial.


Menko PMK Setuju Pemudik Nekat ke Madiun Dikarantina di Eks Penjara Angker
Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau tempat isolasi terangker di Kota Madiun yang disiapkan Pemkot Madiun bagi pemudik nekat.

AKURAT.CO, Masyarakat yang hendak mudik lebaran ke Kota Madiun rasanya harus berpikir ulang untuk mewujudkan rencananya. Sebab, eks penjara militer peninggalan zaman kolonial menanti mereka.

Pemudik yang ngotot pulang ke Madiun bakal diisolasi di bangunan yang dikesankan angker masyarakat itu. 

Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengunjungi tempat isolasi terangker itu pada Minggu sore (25/5/2021). Ya, bekas Rumah Tahanan Militer (RTM) peninggalan abad ke-18 disiapkan Pemkot Madiun khusus untuk perantau asal kota itu yang nekat mudik tahun ini. Ia ditemani Walikota Madiun H. Maidi.

Bekas penjara zaman kolonial yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kota Madiun itu memang dikesankan angker. Meskipun sudah dibersihkan dan ditata ulang Pemkot Madiun, kesan angker dari bangunan yang tampak lusuh dan menua itu tak bisa hilang. 

Saat meninjau bangunan peninggalan zaman kolonial itu, Muhadjir mengatakan bahwa kondisi dari penampungan isolasi mandiri itu memang belum layak. 

"Karena ini sudah viral saya ingin memastikan seperti apa kondisinya. Memang untuk sekarang ini menurut saya belum layak," ujarnya. 

Dia mengungkapkan, berdasarkan laporan dari Walikota, Pemerintah Kota Madiun sebetulnya sudah menyiapkan lokasi isolasi lainnya di asrama haji. RTM disiapkan bila daya tampung di asrama haji tidak mencukupi. Artinya, kata dia, RTM itu merupakan alternatif terakhir bila tempat karantina yang lain sudah penuh. Meski begitu, Muhadjir juga tegas mendukung kebijakan Walikota Madiun itu. 

"Tapi saya imbau kepada siapa saja untuk tetap tidak mudik. Karena saya setuju dengan pak wali. Mereka yang nekat mudik nanti ditaruh di sini saja," tegas Muhadjir.

Selain itu, rencananya RTM Madiun yang sudah ada sejak abad ke-18 ini akan dipugar kembali dan akan dijadikan sebagai destinasi wisata sejarah.[]

Arief Munandar

https://akurat.co