News

Menko PMK: Kalau Masyarakat Sudah Sadar Situasi, Ada yang Positif Covid-19 Tidak Perlu Dikejar-kejar

Muhadjir Effendy mengatakan, bila kesadaran masyarakat terkait sifat virus Covid-19 semakin baik, maka prokes bakal jadi kebiasaan hidup.


Menko PMK: Kalau Masyarakat Sudah Sadar Situasi, Ada yang Positif Covid-19 Tidak Perlu Dikejar-kejar
Menteri Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy (kanan) dan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini (kiri) di Istana Negara usai mengikuti rapat kabinet terbatas. (Istimewa)

AKURAT.CO, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, bila kesadaran masyarakat terkait sifat virus Covid-19 semakin baik, maka protokol kesehatan (prokes) bakal jadi kebiasaan hidup. Karenanya, tak akan diperlukan lagi penindakan, pembubaran kerumunan ataupun razia penggunaan masker. 

"Kalau sudah tumbuh kesadaran di masyarakat, maka Covid-19 ini nanti, ya sama kayak penyakit lain. Misalnya DBD. Misalnya ada kerumunan, tidak usah mereka disuruh bubar, mereka sudah tahu. Oh ini sudah lama (berkerumun), sudah waktunya bubar karena ini (berkerumun) beresiko," katanya dalam konferensi pers secara virtual usai menerima bantuan Oksigen Consentrator dari Tanoto Foundation, Selasa (14/9/2021). 

Begitu juga dengan kesadaran untuk melaporkan adanya penyakit Covid-19 yang diidap seseorang dan kegiatan tracing kasus Covid-19. Kata dia, bila kesadaran masyarakat sudah semakin baik, maka melaporkan diri terpapar Covid-19 bukan lagi dianggap sesuatu penyakit memalukan. 

"Termasuk tracing. Jadi kalau ditemukan (ada kasus Covid-19), untuk tracing ya udah, nggak usah ribut-ribut. Ada orang yang positif Covid-19 juga gitu. Tidak perlu dikejar-kejar. Langsung lapor saya kena Covid-19, mohon di-tracing, saya udah kontak dengan ini, dengan ini. Dan tanpa malu," katanya. 

Untuk menciptakan situasi itu, kata dia, yang paling penting adalah kesadaran masyarakat. Masyarakat harus memahami bahwa pandemi global Covid-19 bakal jadi endemi. Artinya, penyakit itu hanya akan jadi kasus biasa sama seperti halnya penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. 

"Yang penting sebetulnya adalah kesadaran masyarakat sendiri untuk menyongsong endemisasi Covid-19 ini," ujar dia. 

Sebelumnya diberitakan, Muhadjir mengingatkan masyarakat untuk mulai membiasakan diri hidup dalam Pandemi Covid-19. Sebab, pemerintah tengah menyiapkan skenario kritis mengubah wabah yang bermula pandemi menjadi endemi. 

"Yang penting kita harus sudah mulai beradaptasi dengan suasana Covid-19 dari yang sifatnya pandemi kemudian menjadi endemi," katanya dalam konferensi pers secara virtual usai menerima bantuan Oksigen Consentrator dari Tanoto Foundation, Selasa (14/9/2021).[]