News

Menko PMK Janji Bakal Investigasi Kasus Antigen Bekas

Muhadjir Effendy berjanji, pihaknya akan mengawasi penggunaan alat rapid test antigen di bandara-bandara.


Menko PMK Janji Bakal Investigasi Kasus Antigen Bekas
Muhadjir Effendy Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) yang baru saat serah-terima jabatan (Sertijab) digelar di kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (24/10/2019). Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Muhadjir Effendy sebagai Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) menggantikan Puan Maharani. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy berjanji, pihaknya akan mengawasi penggunaan alat rapid test antigen di bandara-bandara.

Pernyataan itu disampaikan Menko PMK untuk menyoroti kasus alat rapid test antigen bekas di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara.

"Ini sedang kita benahi manajemen pengawasannya, pengendalian peralatan-peralatan yang ada di lapangan. Besok saya akan ke Medan, akan saya cek lapangan langsung bagaimana sih ceritanya kok bisa terjadi," ujarnya dalam keterangannya, Sabtu (1/5/2021). 

Dia menyatakan, kejadian tersebut akan dijadikan dasar bagi pemerintah untuk melakukan pengawasan dan investigasi di beberapa tempat lain yang ditengarai rawan praktik semacam itu. Pemerintah nampaknya tak ingin agar kasus serupa terjadi di tempat lain. 

"Yang jelas pengawasannya akan kita perketat," pungkas Menko PMK.

Meskipun kini lima orang terduga pelaku kejahatan medis itu telah ditetapkan sebagai tersangka, pemerintah tetap menyayangkan aksi tak terpuji itu. Apalagi, aksi tak terpuji itu dilakukan pada saat pemerintah tengah berupaya keras mengendalikan laju penularan kasus Covid-19 di dalam negeri. 

"Tindakan oknum itu tidak bertanggungjawab," katanya.[]

Arief Munandar

https://akurat.co