Ekonomi

Menko Airlangga: Vaksin COVID-19 dan UU Cipta Kerja Jadi Kunci Penggerak Ekonomi 2021

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan vaksin COVID-19 dan UU Cipta Kerja akan menjadi penggerak perekonomian Indonesia pada 2021.


Menko Airlangga: Vaksin COVID-19 dan UU Cipta Kerja Jadi Kunci Penggerak Ekonomi 2021
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pendapat akhir pemerintah saat pembahasan tingkat II RUU Cipta Kerja pada Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2020). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan vaksin COVID-19 dan UU Cipta Kerja akan menjadi penggerak perekonomian Indonesia pada 2021. Sebab, meningkatkan kepercayaan publik untuk beraktivitas dan mengakselerasi penciptaan lapangan kerja.

"Sumber dari persoalan adalah masalah kesehatan, di mana kepercayaan masyarakat untuk melakukan kegiatan sosial dan ekonomi menurun, sehingga game changer-nya adalah vaksiniasi," katanya lewat keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (10/12/2020).

Menurut Airlangga, Indonesia merupakan salah satu negara di ASEAN yang pertama mendapatkan vaksin karena akses sudah dirintis sejak awal pandemi pada Maret 2020.

Dengan hadirnya 1,2 juta dosis vaksin COVID-19, lanjut dia, akan memberikan harapan dan kepercayaan masyarakat.

Di sisi lain, kata dia, UU Cipta Kerja merupakan reformasi struktural yang sudah lama ditunggu dan diyakini sebagai akselerator pertumbuhan perekonomian, utamanya untuk mendorong penciptaan lapangan kerja melalui pemberian kemudahan berusaha dan investasi.

"Penciptaan lapangan kerja sangat mendesak untuk dilakukan, karena 70 juta dari 130 juta angkatan kerja di Indonesia masih bekerja di sektor informal," kata Airlangga.

Saat ini, penyusunan peraturan pelaksanaan dari UU Cipta Kerja terus dilakukan dengan membuka partisipasi masyarakat dan stakeholders seluas-luasnya.

Sementara itu, lembaga internasional J.P. Morgan memproyeksikan pasar bursa Indonesia akan terus tumbuh positif didorong oleh kegiatan ekonomi yang mulai pulih kembali, dengan dukungan stimulus pemerintah dan implementasi Undang-Undang Cipta Kerja.

Perekonomian Indonesia pada 2021 menurut J.P. Morgan diperkirakan tumbuh sebesar 4 persen didukung oleh konsumsi sebesar 2,2 persen, investasi 1,2 persen, dan net ekspor sebesar 0,7 persen.

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co