Ekonomi

Menko Airlangga Sebut PEN Tidak Akan Diperpanjang dalam APBN 2023

Menko Airlangga: Jadi tidak berarti tidak dilaksanakan, tapi bergeser ke K/L masing-masing.

Menko Airlangga Sebut PEN Tidak Akan Diperpanjang dalam APBN 2023
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sambutan saat peluncuran buku Vaksinasi Covid-19 di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (11/8/2022). Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meluncurkan buku terkait penanganan dan vaksinasi COVID-19 yang merekam kebijakan pemerintah selama lebih dari 2 tahun penyebaran Covid-19 di Indonesia. AKURAT.CO/Endra Prakoso (Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa anggaran dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tidak akan diperpanjang kembali di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2023. 

Dimana hal tersebut sejalan dengan berakhirnya masa berlaku Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019/Covid-19 (UU Covid-19).

"Anggaran PEN akan berakhir di tahun 2022 ini, namun tidak berarti anggaran mengenai penanganan pandemi akan di hentikan, sebaliknya semua anggaran dikembalikan ke sektornya masing-masing," ucapnya pada saat konferensi Pers bersama media di Jakarta, Kamis (11/8/2022).

baca juga:

Sebagai contoh, lanjutnya, penanganan pandemi sektor kesehatan dikembalikan ke Kementerian Kesehatan. Penanganan sektor ekonomi juga dikembalikan ke sektornya. Termasuk untuk perlindungan sosial.

"Sektor kesehatan dikembalikan ke sektor kesehatan, sektor ekonomi balik ke K/L (kementerian/lembaga) masing-masing, termasuk untuk perlindungan sosial," ucapnya.

Sehingga tidak berarti pemerintah tidak mengalokasikan anggaran penanganan pandemi. Hanya saja, alokasinya bergeser ke masing-masing kementerian/lembaga yang membidanginya.

"Jadi tidak berarti tidak dilaksanakan, tapi bergeser ke K/L masing-masing," tegasnya.

Sebagai Informasi, pencairan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hingga akhir Juli 2022 mencapai Rp 146,7 triliun. Angka ini setara 32,2 persen dari total pagu anggaran yang di angka Rp 455,62 triliun.

"Realisasi anggaran PEN terserap 32,2 persen per Juli 2022," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam webinar Bisnis Indonesia di Jakarta, Selasa (2/8/2022).