Ekonomi

Menkeu Targetkan 50 Juta UMKM Masuk Ekosistem Digital

Menkeu Targetkan 50 Juta UMKM Masuk Ekosistem Digital
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait nota keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2023 di Jakarta, Selasa (16/8/2022). Pemerintah mematok belanja negara dalam RAPBN 2023 sebesar Rp3.041,7 triliun, di antaranya belanja pemerintah pusat sebesar Rp2.230 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp811,7 triliun. AKURAT.CO/Endra Prakoso (Endra Prakoso)

AKURAT.CO Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pemerintah terus mendorong digitalisasi pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Hingga akhir semester I 2022 terdapat sebanyak 19,5 juta UMKM telah masuk ke dalam ekosistem digital.

Sedangkan pada 2024 pemerintah menargetkan Indonesia memiliki 50 juta UMKM yang masuk ke dalam ekosistem digital di Jakarta, kemarin.

Menurut dia digitalisasi dapat berperan penting dalam mendukung inklusi keuangan. Digitalisasi merupakan komponen kunci untuk mencapai target, yaitu terkait akses pembiayaan, pembayaran, pembukuan, serta pemasaran digital telah diperkenalkan kepada UMKM.

baca juga:

"Program yang dimilki Kementerian Keuangan untuk mendorong akses pembiayaan dan digitalisasi pada UMKM yaitu melalui UMKM Financing Empowerment (U-Fine). Dengan program tersebut, UMKM dapat mengajukan permohonan kredit program pemerintah dengan menggunakan internet," ujarnya.

Selain itu, digitalisasi juga memiliki peran yang lebih dalam untuk turut meningkatkan kapasitas usaha UMKM, baik dari sisi perizinan, akses jaringan, promosi, serta akses pasar untuk menciptakan UMKM yang unggul.

"Implementasi program tersebut dilakukan dengan cara memperkenalkan pembiayaan pembayaran, pembukuan, serta pemasaran digital kepada UMKM," ucap Sri Mulyani.

Kemudian, Kementerian Keuangan juga telah mengembangkan pasar digipay. Melalui digipay marketplace, pemerintah Indonesia berupaya mengembangkan jalur menuju ekosistem pemberdayaan UMKM melalui kolaborasi dengan banyak pemangku kepentingan.

"Tentunya digitalisasi masih memiliki banyak ruang untuk dapat dikembangkan lebih lanjut," ungkapnya.

Terakhir, Menkeu berharap digitalisasi dapat menyediakan Big Data untuk kemudian menjadi bahan analisis oleh para pelaku UMKM untuk mengembangkan produk dan layanannya.

"Analisis tersebut untuk mengetahui perilaku konsumen pasti akan sangat penting, selain itu juga dapat memberikan Inovasi yang kemudian dapat meningkatkan jangkauan dan hasil," pungkasnya.

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi