Ekonomi

Menkeu Sebut Rasio Utang Indonesia Aman, Said Didu Tagih Penjelasan!

disiplin pengelolaan fiskal yang ketat membuat rasio utang Indonesia

Menkeu Sebut Rasio Utang Indonesia Aman, Said Didu Tagih Penjelasan!
Mantan Sekretaris Kementrian BUMN, Muhammad Said Didu (Facebook/ Muhammad Said Didu)

AKURAT.CO, Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu meminta penjelasan kepada Menteri Keuangan soal rasio utang yang dimiliki oleh Indonesia saat ini.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa rasio utang Indonesia relatif lebih rendah dibandingkan dengan beberapa negara. Baik itu negara berkembang maupun negara maju.

Menanggapi hal tersebut, Said Didu menanyakan dan meminta penjelasan soal data yang disampaikan oleh Sri Mulyani tersebut.

baca juga:

"Bu Menkeu yth, agar bisa dibandingkaan, mohon penjelasan lanjut dari data ini tentang : 1) berapa persen pendapatan negara tsb digunakan untuk bayar utang ? 2) berapa tingkat suku bunga utang masing-masing negara tsb ? 3) berapa persen tax ratio masing-masing negara tsb?," cuit Said Didu dalam akun Twitternya.

Cuitan tersebut mendapat respon dari sejumlah pengguna Twitter, dan banyak yang menyindir Said Didu karena ia bertanya tanpa melihat rincian dari keterangan yang disebutkan oleh Sri Mulyani.

"Baca berita luar makanya, mosok info gini masih harus disuapin?? Mosok pertanyaan begini ditanya ex komut BUMN ??? Cek kandang ayam dulu gih, dah ditutup belum...." cuit @KaptenKikuk

"Di RAPBN & APBN bukannya ada yah?," cuit @Lia_Chris3

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa disiplin pengelolaan fiskal yang ketat membuat rasio utang Indonesia cenderung aman ketimbang dari negara-negara berkembang dan maju lainnya.

Risiko kredit Indonesia menurut Sri Mulyani karena eksposure utang pemerintah yang jauh lebih rendah.