Ekonomi

Menkeu Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Sebesar 4,3 Persen, Indikatornya?

Menkeu Sri Mulyani Indrawati memproyeksi target pertumbuhan ekonomi kuartal III 2021 mencapai 4,3 persen


Menkeu Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Sebesar 4,3 Persen, Indikatornya?
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Sopian)

AKURAT.CO Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksi target pertumbuhan ekonomi kuartal III 2021 mencapai 4,3 persen. Proyeksi ini membaik dari minus 3,5 persen pada triwulan III-2020.

Meskipun diketahui, pertumbuhan ekonomi di kuartal II/2021 melonjak tinggi sebesar 7,07 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), membawa Indonesia keluar dari jurang resesi selama empat kuartal berturut-turut.

Menurutnya, optimisme membaiknya pertumbuhan ekonomi kuartal III ditopang oleh sejumlah indikator yang membaik setelah dihantam varian Delta Covid-19.

"Memang dibanding triwulan II-2021 menurun, tetapi kalau dilihat pada triwulan III-2021 kita mengalami varian Delta yang sangat tinggi namun ternyata koreksinya tidak terlalu dalam," ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KITA secara virtual, Senin (25/10/2021).

Sementara untuk keseluruhan 2021, Sri Mulyani memperkirakan outlook pertumbuhan ekonomi sebesar 4 persen (yoy), lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang terkontraksi -2,07 persen persen (yoy).

Proyeksi ini tidak lepas dari kinerja ekonomi kuartal IV/2021 yang diperkirakan mengalami rebound setelah kuartal III/2021.

" Untuk kuartal IV akan tetap berpotensi rebound namun mungkin lebih normal," tambahnya.

Di sisi lain, Sri Mulyani tetap meminta seluruh pihak untuk mewaspadai risiko dari dinamika global yang terjadi utamanya di China, Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

"Rebalancing dari berbagai kegiatan ekonomi seperti di Tiongkok, Amerika Serikat dan Eropa akan mempengaruhi outlook di kuartal keempat dan terutama di tahun depan," jelasnya.Sebelumnya, menyampaikan bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal III/2021 berkisar 4-5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Sri Mulyani mengatakan peningkatan itu menyusul kinerja Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dinilai efektif meredam penyebaran virus varian Delta yang merebak di pertengahan 2021 lalu. Dengan menurunnya kasus Covid-19, pelonggaran pembatasan turut memicu pemulihan dari konsumsi maupun produksi.

Proyeksi pada kuartal III ini, lanjut Sri Mulyani, akan memberikan optimisme untuk pertumbuhan PDB pada kuartal IV/2021 agar mencapai lebih baik lagi. Adapun, pemerintah memproyeksikan ekonomi 2021 tumbuh sebesar 3,7-4,5 persen (yoy).[]