News

Menkes: Tolong, Vaksin Booster Dosis Ketiga Hanya untuk Tenaga Kesehatan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta kepada pihak-pihak selain nakes yang berebutan ingin mendapatkan vaksin booster ketiga agar sadar diri.


Menkes: Tolong, Vaksin Booster Dosis Ketiga Hanya untuk Tenaga Kesehatan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (batik coklat) saat Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi IX di Nusantara I, Kompeleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (1/1/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta kepada pihak-pihak selain tenaga kesehatan (nakes) yang berebutan mendapatkan vaksin booster dosis ketiga agar sadar diri. Sebab, booster ketiga saat ini hanya diprioritaskan untuk nakes.

Budi menerangkan, para nakes harus dibekali dengan kekebalan tubuh yang cukup. Hal ini karena mereka merupakan orang yang berinteraksi secara langsung dengan pasien Covid-19.

"Saya meminta kepada semua komponen masyarakat. Jadi tolong Bapak, Ibu, booster ketiga hanya diberikan untuk nakes. Karena mereka berisiko tinggi (tertular dari pasien Covid-19). Mereka (nakes) membantu kita," katanya dilansir dari YouTube Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (4/8/2021).

Dia mengatakan, tak etis bila ada orang-orang yang berebut booster dosis ketiga tetapi pada saat yang sama, lebih dari 100 juta rakyat Indonesia belum disuntik vaksin, sekalipun hanya untuk dosis pertama. Hingga kini, jumlah orang Indonesia yang sudah divaksin baru 70 juta orang.

"Secara etika masih banyak rakyat Indonesia belum dapat vaksin. Ada 140 juta yang belum mendapatkan dosis pertama. Karena yang baru mendapatkan vaksin itu sekitar 68 juta atau 70 juta. Masih ada 140 juta saudara-saudara kita yang belum mendapatkan vaksin," ujarnya.

Andai pun seluruh nakes sudah divaksin booster dan masih terdapat sisa stok vaksin, maka peruntukannya juga diprioritaskan bagi masyarakat yang sama sekali belum mendapat suntikan vaksin dosis pertama.

"Tapi sisanya Bapak, Ibu, tolong. Tolong diberikan kepada 140 juta yang belum dapat vaksin," katanya. 

Budi mengaku sangat tahu dan paham saat ini banyak masyarakat yang ingin disuntik vaksin booster ketiga. Tetapi, kata dia, ada skala prioritas yang harus diutamakan. 

Adapun pemerintah telah menetapkan bahwa skala prioritas untuk booster dosis ketiga diberikan kepada nakes. Sebab, mereka bertaruh nyawa menyelamatkan orang lain yang terpapar virus mematikan itu.