Ekonomi

Menilik Jurus BUMN Klaster Pangan Siapkan Stok Hadapi PPKM Darurat

BUMN Klaster Pangan siapkan bahan pangan pokok selama PPKM Darurat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat


Menilik Jurus BUMN Klaster Pangan Siapkan Stok Hadapi PPKM Darurat
Pedagang menata bahan pangan yang dijual di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Selasa, (4/12/2018). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, BUMN Klaster pangan telah mempersiapkan bahan pangan pokok selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Hal itu dilakukan selain mengoptimalkan distribusi pangan secara daring melalui official marketplace RNI Group maupun BUMN yang bergerak di sektor trading seperti PT Perusahaan Perdagangan Indonesia dan BGR Logistics.

PT Sang Hyang Seri, misalnya, sebagai BUMN di bidang Benih, selama PPKM Darurat menyiapkan ketersedian benih dan pangan Sampai dengan akhir bulan Juli 2021. Adapun stok benih PNH 05 Juli 2021, dikisaran angka 1.628.659 Kg dan stok beras 05 Juli 2021, sampai hari ini 18.168 Kg secara nasional.

Masih di sektor benih, persediaan PT Pertani (Persero) hingga tgl 5 Juli 2021 tercatat benih padi 5.116,7 ton, benih jagung 314,1 ton, beras 2.936,6 ton. Serta hingga 30 Juni 2021 PT Pertani telah memasok benih padi untuk 780 ribu hektar yang mana hal tersebut bila diakumulasikan menjadi hasil panen, maka dapat menghasilkan 4.3 juta ton gabah atau setara 2.2 juta ton beras. 

Direktur Utama PT Pertani Maryono  memproyeksikan ketersediaan tahun 2021, benih padi 30.000 ton, benih jagung 1.500 ton dan beras 60.000 ton. 

Sektor garam, PT Garam (Persero) saat ini memasuki musim produksi, 5 pegaraman yang dioperasikan untuk menambah kapasitas produksi bahan baku yang tersebar di Madura (Sumenep, Pamekasan & Sampang) dan Gresik Manyar. 

Dirut PT Garam Achmad Ardianto memperkirakan potensi hasil pegaraman di Madura sampai akhir bulan sebesar 2.100 Ton. 

"Persediaan garam lokal yang ada cukup selama Kebijakan PPKM dari 3 Juli- 20 juli 2021 dijalankan. Per hari ini tanggal 5 Juli 2021 PT Garam (Persero) memiliki jumlah persediaan garam sebanyak 333.283 ton, dengan rincian garam bahan baku = 196.183 ton, garam olahan = 7.220 ton, dan garam rakyat = 129.880 ton," jelasnya melalui keterangan resmi, Selasa (6/7/2021).

Dari sektor perikanan, Perum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) memastikan stok komoditas perikanan aman selama masa PPKM Darurat.