Tech

Menilik Fungsi dan Tanda Timing Belt Mobil Perlu Diganti

Jika merasakan tanda-tanda di bawah ini, hati-hati bisa jadi itu tanda timing belt sudah harus diganti.


Menilik Fungsi dan Tanda Timing Belt Mobil Perlu Diganti
Timing belt. (pixabay.com/jpj2000nl)

AKURAT.CO Timing belt atau biasa juga disebut dengan timing chain merupakan komponen yang berada di ruang mesin. Memiliki bentuk seperti sabuk belt bergerigi yang berbahan dasar dari karet. Komponen ini memiliki fungsi yang krusial pada sebuah mesin.

Pada sistem pembakaran, bensin dan oksigen akan masuk ke ruang pembakaran melalui sebuah katup (intake). Dari proses pembakaran tersebut akan menghasilkan sisa pembakaran yang dibuang juga melalui katup lain (exhaust). Dalam proses itulah timing belt berfungsi untuk membuka dan menutup kedua katup tersebut secara otomatis. 

Kedua katup tersebut terhubung dengan camshaft atau biasa disebut dengan noken as. Ketika mesin dihidupkan, camshaft akan berputar lalu membuka dan menutup katup. Di sini timing belt menggerakkan camshaft untuk berputar secara teratur. 

Secara umum, fungsi timing belt ini sesuai dengan namanya, yaitu timing. Merujuk pada pengaturan waktu buka dan tutup katup. Baik katup intake maupun exhaust harus ada waktu yang tepat untuk bergerak sesuai dengan laju piston. Ketika piston dalam posisi kompresi, maka kedua katup harus menutup.

Mengingat pentingnya fungsi timing belt, kamu juga harus melakukan perawatan rutin terhadap komponen ini. Selain itu, kamu juga perlu memahami tanda timing belt sudah harus diganti. Dengan demikian, bisa meminimalisir kerusakan yang lebih parah dan timing belt tetap dalam kondisi prima untuk menunjang agar mobil bekerja secara optimal. 

Berikut ini adalah beberapa tanda umum jika timing belt harus diganti. 

  • Bunyi mesin terdengar tidak normal

Tanda timing belt harus diganti adalah adanya suara mesin yang tidak normal. Penyebab hal ini biasanya karena timing chain sudah aus. Komponen mesin yang sudah aus biasanya akan menimbulkan suara aneh. Timing belt yang aus seringkali disebabkan karena kekurangan oli pelumas, sehingga membuat camshaft tidak bisa berputar. Oleh karena itu, agar timing belt tidak aus, kamu perlu memberikan oli dengan takaran pas suapaya geraknya juga pas dan tidak berlebihan. 

  • Oli bocor

Oli yang bocor dapat mengganggu kinerja mesin. Termasuk akan berpengaruh pada saat kebocoran mengenai camshaft mobil dan membuat putarannya menjadi tidak normal. Sementara itu, penyebab kebocoran oli bisa berasal dari berbagai hal. Salah satunya, penempatan selang yang tidak tepat. 

  • Pegas mesin lebih kaku

Apabila kamu merasakan pegas operan gigi mobil terasa lebih berat dari biasanya, kamu perlu hati-hati karena hal tersebut merupakan tanda bahwa timing belt harus diganti. Mesin mobil tidak akan beroperasi sebagaimana mestinya apabila pegas gerigi mobil berat digerakkan timing.