News

Menhan Prabowo Temui Dirjen WHO di Swiss, Apa yang Dibahas?

Menhan Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal WHO Dr Tedros A Ghebreyesus di Kantor Pusat WHO.


Menhan Prabowo Temui Dirjen WHO di Swiss, Apa yang Dibahas?
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menghadiri pada rapat kerja dengan Komisi I DPR di kompleks parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal WHO Dr Tedros A Ghebreyesus di Kantor Pusat WHO, Jenewa, Swiss, Rabu (30/6/2021).

Keduanya membahas sejumlah topik berkaitan dengan penanganan pandemi COVID-19.

Juru Bicara Menhan Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada WHO atas pengembangan COVID-19 Partners Platform sebagai wadah yang memfasilitasi koordinasi antar negara dan mitra untuk penanganan pandemi COVID-19.

"Salah satu aspek yang diangkat oleh Menteri Prabowo adalah upaya penguatan kapasitas Indonesia, terkait dengan keamanan kesehatan di Indonesia, khususnya Kementerian Pertahanan dan sumber daya pertahanan, dalam menghadapi pandemi COVID-19 serta mendukung kesiapsiagaan Indonesia untuk menghadapi kedaruratan kesehatan di masa mendatang," katanya dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (1/7/2021).

Kemudian, Dahnil menuturkan, Prabowo berencana membangun Center of Excellence di bidang Keamanan Kesehatan pada tingkat provinsi. Inisiatif ini akan memperkuat kapasitas Indonesia dalam mendeteksi, menangkal dan menghadapi tantangan kesehatan masa depan pada tingkat provinsi. 

"Hal ini juga akan memperkuat kapastias 110 rumah sakit militer dalam penanganan COVID-19, termasuk memastikan penyediaan layanan kesehatan dasar selama pandemi," jelasnya.

Inisiatif tersebut disambut baik oleh Direktur Jenderal WHO yang juga menegaskan kesiapannya untuk mendukung dan memfasilitasi upaya Indonesia dalam memperkuat kesiapan kapasitas nasional guna menghadapi kedaruratan kesehatan, termasuk pemanfaatan fasilitas dan aset kesehatan di Kementerian Pertahanan dan TNI.

Dirjen WHO mengapresiasi kedatangan Menhan Prabowo untuk memperdalam kerja sama penanganan kesehatan nasional, regional dan global. Apresiasi khusus disampaikan Dirjen WHO dan pejabat WHO lainnya yang hadir dalam pertemuan ini atas komitmen kuat Indonesia pada agenda kolaborasi sipil-militer dalam penanganan kehadaruratan kesehatan publik dan bencana alam serta agenda global lainnya seperti penguatan kapasitas di bidang chemical, biological, radiological and nuclear defense.

Hal ini sejalan dengan pendekatan WHO untuk memastikan keterlibatan semua elemen negara dan masyarakat dalam penanganan pandemi.