Lifestyle

Mengintip Horornya Kampung Vietnam di Pulau Galang Kepri

Selama bertahun-tahun banyak tidak kriminalitas terjadi, dan menyisakan kisah horor


Mengintip Horornya Kampung Vietnam di Pulau Galang Kepri
Kampung Vietnam di Pulau Galang, Kepulauan Riau (KOMPASIANA)

AKURAT.CO, Tertarik dengan wisata horor? Kamu bisa mencoba berlibur di Pulau Galang, Kepulauan Riau atau tepatnya di kampung Sinam. Untuk sampai ke lokasi ini, kamu membutuhkan waktu kurang lebih satu jam dari pusat Kota Batam.

Awalnya, Pulau Galang hanyalah tempat tidak berpenghuni di Kepulauan Riau. Namun, pada saat perang saudara pecah di Vietnam (1975), sebagaian warga dari Tanah Naga Biru itu melarikan diri dengan perahu. itulah sebabnya mereka disebut sebagai manusia perahu. 

Menurut catatan, para pengungsi itu harus berdesak-desakan di perahu, bahkan ada yang meninggal di perjalanan. Hingga akhirnya kapal mereka sampai di beberapa pulau di Indonesia, termasuk Galang. 

United Nation High Commission for Refugees (UNHCR) lantas meminta Indonesia untuk menjadikan Pulau Galang sebagai lokasi penampungan para pengungsi perang dari Vietnam.

Sejak saat itu, Pulau Galang dikenal sebagai Kampung Vietnam. Lokasi pengungsian ini menampung sekitar 250.000 pengungsi dari Vietnam.

Pada 1979 dibangun sejumlah fasilitas untuk para pengungsi, mulai dari  tempat tinggal, rumah sakit, sekolah, tempat ibadah, kantor UNHCR, bahkan penjara. 

Selama menetap di kamp pengungsian, kondisi warga Vietnam tersebut tidak mudah. Banyak dari mereka yang meninggal dunia akibat terserang  penyakit yang dikenal sebagai Vietnam Rose (sebutan untuk penyakit kelamin semasa perang vietnam) yang mereka bawa.

Di lokasi tersebut pun terdapat 503 kuburan pengungsi Vietnam yang meninggal akibat wabah penyakit bawaan tersebut. Tak sedikit pula yang mengakhiri hidupnya karena depresi atau saling bunuh.

Tingkat kriminalitas antarpengungsi pada saat itu memang sangat tinggi. Seorang perempuan bernama Tinh Namh Laoi disebut mengalami tekanan psikologis yang sangat mengerikan setelah diperkosa oleh tujuh orang pengungsi pria.

Dia kemudian mengakhiri bunuh diri. Di lokasi bunuh diri Tinh Namh Laoi dibangun sebuah monumen yang kini dikenal sebagai Patung Kemanusiaan.

Mengintip Horornya Kampung Vietnam di Pulau Galang Kepri - Foto 1
Patung Kemanusiaan Tinhn-Han-Loai di Kampung Vietnam WISATALOVA.COM

Selain itu, banyak pula pengungsi yang bunuh diri dengan membakar dirinya sendiri, menyabet perutnya, serta  kisah kopral Vietnam Selatan yang gantung diri. Aksi bunuh diri itu dilakukan setelah status pengungsi mereka ditolak UNHCR.

Mengintip Horornya Kampung Vietnam di Pulau Galang Kepri - Foto 2
Kamp bekas pengungsi Vietnam Tribun Batam

Semua kisah-kisah mengerikan ini membuat lokasi bekas pengungsian ini terkenal angker. Banyak warga sekitar mengaku sering melihat penampakan hantu yang diduga sebagai pengungsi Vietnam yang meninggal. 

Mengutip Batam News, salah satu petugas pengelola di Kampung Vietnam menceritakan bahwa pernah ada seorang pengunjung yang berselfie di tempat terjadinya peristiwa pemerkosaan Tinh Nham Laoi. Ternyata pada hasil fotonya muncul penampakan diduga makhluk halus. Esoknya pengunjung tersebut jatuh sakit.

Pemerintah Indonesia memutuskan untuk kembali mengosongkan Pulau Galang pada 1994. Para pengungsi Vietnam dikembalikan ke negaranya, hingga akhirnya fasilitas di lokasi tersebut tidak tidak digunakan lagi.

Hal inilah yang menambah horor di Pulau Galang. Konon, lokasi pemakaman Nghia Trang Grave menjadi salah satu tempat paling seram di Pulau Galang. Keadaan pemakaman ini sudah tidak terawat lagi, hanya ada beberapa makam saja yang terlihat bersih dan terawat.

Mengintip Horornya Kampung Vietnam di Pulau Galang Kepri - Foto 3
Pemakaman Kampung Vietnam di Pulau Galang WISATALOVA.COM

Adapun kamp Sinam kini telah dijadikan situs sejarah dan dikelola oleh BP Batam. Meskipun diliputi kisah-kisah menyeramkan, hampir setiap pekan kamp tersebut dikunjungi wisatawan lokal maupun asing.[]