Lifestyle

Mengenal Tjanang , Es Krim Favorit Bung Karno

Tjanang adalah es krim favorit Bung Karno. Bahkan Bung Karno pernah menyajikan Tjanang kepada peserta Ganefo pada 1963.


Mengenal Tjanang , Es Krim Favorit Bung Karno
Presiden Soekarno (Facebook/Karina Soekarno)

AKURAT.CO, Siapa yang tidak suka es krim? Hampir semua orang menyukai es krim, termasuk Presiden Republik Indonesia pertama, Ir. Soekarno atau akrab disapa Bung Karno.

Tjanang adalah es krim favorit Bung Karno. Es krim sederhana ini mampu merebut hati Soekarno hingga sering dipesan untuk dinikmati bersama keluarganya.

Bahkan, Bung Karno pernah menyuguhkan es krim Tjanang kepada peserta Games of the New Emerging Forces (Ganefo), olimpiade tandingan yang dicanangkan oleh Presiden Sukarno di Jakarta pada 1963.

Kedai es krim Tjanang didirikan oleh Lim Sim Fie di daerah Cikini pada tahun 1951.  Lim Sim Fie merupakan seorang imigran dari Tiongkok, yang mendarat di Jakarta pada tahun 1940-an. Awalnya Lim Sim Fie hanya membantu kakaknya untuk menjaga toko kelontong.

Namun, dirinya yang sangat mencintai dunia kuliner, mulai mencoba membuat es krim dengan berbagai macam bahan, mulai dari buah-buahan hingga jamu. Setelah berbagai eskperimen, Lim Sim Fie berhasil menciptakan es krim yang disukai oleh warga Jakarta.

Hampir setiap hari kedai es krim Tjanang dipenuhi oleh warga Jakarta yang ingin menikmati camilan dingin buatan Lim Sim Fie itu. Kala itu, es krim Tjanang disajikan dalam mangkuk-mangkuk stainless steel berukuran kecil bersama segelas air putih.

Jika dibandingkan es krim zaman sekarang, tekstur Tjanang memang lebih kasar, namun lapisannya lebih ringan. Rasanya tidak neko-neko dan sederhana, mirip seperti sorbet. Meski begitu, Tjanang pernah menjadi salah satu es krim terenak di Jakarta.

Rasa kopyor dan durian menjadi favorit banyak orang, termasuk keluarga Bung Karno.

Sayang, pada tahun 1991, Lim Sim Fie memutuskan untuk menutup kedainya akibat sepi pembeli. Ya, Tjanang mulai kalah dengan es krim yang diproduksi secara massal oleh perusahaan. Meski begitu, es krim Tjanang masih bertahan. 

Pada tahun 2020 lalu, es krim Tjanang masih ada di lobby Hotel Cikini. Namun, es krim ini sudah tidak disajikan dalam mangkuk stainless melainkan cup plastik. Ada beragam pilihan rasa, seperti kopyor, malaga, tape ketan, kacang ijo, durian, alpukat, dan masih banyak lagi. Untuk kisaran harga, es krim Tjanang dibanderol dengan harga  Rp15 ribu hingga Rp80 ribu, tergantung ukuran cup.

Sudah pernah coba?[]