Lifestyle

Yuk ke Taman Nasional Kayan Mentarang yang Berbatasan Langsung dengan Malaysia

Taman Nasional Kayan Mentarang yang berbatasan langsung dengan Malaysia, memiliki banyak potensi wisata


Yuk ke Taman Nasional Kayan Mentarang yang Berbatasan Langsung dengan Malaysia
Suasana Taman Nasional Kayan Mentarang (Instagram/masvaijero)

AKURAT.CO, Dari sekian banyak taman nasional yang ada di Kalimantan, tertera nama Taman Nasional Kayan Mentarang, yang terletak di Kalimantan Utara, cukup menyita perhatian.

Peran taman nasional ini bukan hanya untuk menjadi wilayah konservasi dan penelitian ekosistem dan hewan endemik. Tapi, juga menyentuh sisi sosial politik dan budaya warga sekitar, dikarenakan berbatasan langsung Malaysia dan ada keterkaitan dengan keberadaan Suku Dayak.

Seperti beberapa taman nasional yang ada di Kalimantan, Taman Nasional Kayan Mentarang juga merupakan hutan primer, yang berarti ada beberapa jenis hutan yang berbeda. Bahkan, kawasan hutan primer di taman nasional ini merupakan yang terbesar di Asia.

Dengan luas 1,35 juta hektare, kawasan utara di taman nasional ini berbatasan langsung dengan negara bagian Sabah, Malaysia. Sementara untuk bagian tengah, juga berbatasan langsung dengan negara bagian Malaysia, yaitu Serawak. 

Untuk lokasinya sendiri, secara administrasi, Taman Nasional Kayan Mentarang berada di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan di Provinsi Kalimantan Utara.

Awalnya, taman nasional ini adalah cagar alam. Ya, pada tahun 1980, Taman Nasional Kayan Mentarang mengawali keberadaannya sebagai cagar alam. 

Tapi karena desakan dari Suku Adat Dayak juga instansi sekaliber WWF membuat pihak pengelola, pemerintah daerah dan juga pusat akhirnya mengubah status Kayan Mentarang menjadi Taman Nasional, tepatnya pada tanggal 7 Oktober 1996 lewat Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 631/Kpts-II/1996.

Desakan itu dianggap penting dan direspon baik, karena semua pihak sepakat bahwa dengan perubahan menjadi taman nasional, membuat salah satu hutan primer terbesar di Indonesia, bahkan Asia ini, menjadi lebih aman. Apalagi dengan luas 1,35 juta hektar yang harus dijaga.

Nama taman nasional ini juga seperti taman nasional lainnya, biasanya berdekatan dengan ekosistem yang ada. Nama Taman Nasional Kayan Mentarang sendiri bukan diambil dari bukit, namun dua sungai yang mengaliri taman nasional ini. 

Dua sungai ini bertindak sebagai ‘portal’ karena Sungai Kayan menjaga bagian selatan, sementara Sungai Mentarang mengalir di bagian utara.

Namun, ada juga teori lain yang menyatakan bahwa nama taman nasional ini diambil dari dataran tinggi, yang membentang dari utara ke selatan.

Setelah kamu mengetahui asal usul Taman Nasional Kayan Mentarang, lalu apa saja opsi wisata yang bisa kamu coba di taman nasional ini?

Kehidupan dan peninggalan etnik Suku Dayak

Mengenal Taman Nasional Kayan Mentarang, yang Berbatasan Langsung Dengan Malaysia - Foto 1
Taman Nasional Kayan Mentarang Peninggalan arkeologi berupa kuburan batu di Taman Nasional Kayan Mentarang. Kopi Setara

Besar dan tumbuh secara turun temurun di pedalaman Kalimantan, membuat Suku Dayak tak dapat dipisahkan dengan alam Kalimantan, dalam kasus ini adalah Taman Nasional Kayan Mentarang. 

Sekitar 21.000 orang dari bermacam etnik Suku Dayak, bermukim di dalam dan disekitar taman nasional ini. 

Etnis suku dayak seperti suku Kenyah, Kayan, Lundayeh, Tagel, Saben dan Punan, Badeng, Bakung, Makulit serta Makasan mendiami sekitar 50 desa yang ada di dalam kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang.

Bahkan, di taman nasioanl ini, ditemukan kuburan batu di hulu Sungai Bahau dan hulu Sungai Pujungan, yang merupakan peninggalan Suku Ngorek, yang diindikasikan bahwa paling tidak semenjak kurang lebih 400 tahun lalu, Suku Dayak sudah menghuni kawasan ini.

Peninggalan arkeologi yang paling padat ini diperkirakan sebagai peninggalan yang paling penting untuk pulau Kalimantan. Warga di dalam kawasan taman nasional masih sangat bergantung pada pemanfaatan hutan sebagai sumber penghidupan; seperti kayu, tumbuhan obat, dan binatang buruan. 

Mereka juga menjual tumbuhan dan binatang hasil hutan dengan masih menggunakan sistem barter, karena hanya ada sedikit peluang untuk mendapatkan uang tunai. 

Apabila kamu berminat berlibur lama di taman nasional ini, kamu juga bisa melihat beberapa suguhan budaya, termasuk tarian yang bisa terjadi pada perayaan hari-hari besar, pernikahan, panen hingga kunjungan tamu.

Padang Rumput Long Tua

Mengenal Taman Nasional Kayan Mentarang, yang Berbatasan Langsung Dengan Malaysia - Foto 2
Taman Nasional Kayan Mentarang Banteng Liar di Padang Rumput Long Tua Instagram

Destinasi wisata kedua ini termasuk yang menjadi favorit pengunjung dari tahun ke tahun. Seperti namanya, Padang Rumput Long Tua adalah padang rumput yang terhampar luas. 

Alasan kenapa tempat ini sangat digemari adalah karena merupakan habitat banteng liar yang tersisa di Pulau Kalimantan, ditambah sesekali ada rusa dan babi hutan yang masih berkeliaran bebas.

Itu artinya, jika kamu sering menonton suguhan Discovery Chanel yang mengeksplore kehidupan liar hutan Afrika, Indonesia juga punya yang seperti itu. Ah, negeri cantik ini, apa sih yang gak dimiliki? Ya kan?

Air Terjun U’ung Melu’ung

Mengenal Taman Nasional Kayan Mentarang, yang Berbatasan Langsung Dengan Malaysia - Foto 3
Taman Nasional Kayan Mentarang Suasana Air Terjun U’ung Melu’ung   bp.blogspot.com

Selain bersantai dan menikmati alam di Padang Rumput Long Tua, Taman Nasional Kayan Mentarang juga bisa menenangkan kamu dan memberikan spot untuk merefleksikan diri di Air Terjun U’ung Melu’ung.

Fakta unik dari air terjun ini adalah terdapat juga sumber air asin yang terkadang mengundang satwa liar untuk menemani momen ketenangan kamu.

Bagaimana, apakah kamu tertarik untuk datang berwisata di Taman Nasional Kayan Mentarang? Coba deh![]