Lifestyle

Apa itu Spinal Cord Injury yang Diungkap Laura Anna ke Deddy Corbuzier

Spinal cord injury (cedera tulang belakang) adalah kondisi medis yang serius, yang sering mengakibatkan morbiditas parah dan cacat permanen


Apa itu Spinal Cord Injury yang Diungkap Laura Anna ke Deddy Corbuzier
Laura Anna diundang ke podcast Close The Door milik Deddy Corbuzier (INSTAGRAM/edlnlaura)

AKURAT.CO Selebgram Edelenyi Laura Anna akhirnya angkat bicara soal kecelakaan yang menimpanya pada 8 Desember 2019 lalu.

Kepada Deddy Corbuzier, Laura Anna menjelaskan bahwa dirinya mengalami kelumpuhan akibat kerusakan pada bagian sumsum tulang belakangnya. Dalam dunia medis disebut spinal cord injury (SCI). 

Spinal cord injury (cedera tulang belakang) adalah kondisi medis yang serius, yang sering mengakibatkan morbiditas parah dan cacat permanen.

Ini terjadi ketika serat saraf yang berjalan melalui sumsum tulang belakang terganggu, menyebabkan hilangnya fungsi motorik dan sensorik.

Cedera biasanya merupakan akibat dari trauma besar, dan cedera primer seringkali tidak dapat diubah.

Sumsum tulang belakang memang sangat sensitif terhadap cedera. Tidak seperti bagian lain dari tubuh, sumsum tulang belakang tidak memiliki kemampuan untuk memperbaiki dirinya sendiri jika rusak. 

Kemampuan untuk mengontrol anggota tubuh setelah mengalami cedera tulang belakang sangat tergantung pada dua faktor, yaitu area yang mengalami cedera dan tingkat keparahannya. Adapun tingkat keparahan cedera terbagi atas dua, yaitu : 

Complete 

Jika semua perasaan (sensorik) dan kemampuan untuk mengontrol gerakan (fungsi motorik) hilang akibat cedera tulang belakang, maka kondisi ini disebut complete (lengkap). 

Incomplete

Jika kamu masih memiliki beberapa fungsi motorik atau sensorik di bawah area yang terkena, cedera ini disebut incomplete (tidak lengkap atau sebagian). Ada berbagai tingkat incomplete dalam spinal cord injury, diantaranya : 

  • Tetraplegia, atau dikenal juga sebagai quadriplegia. Ini berarti lengan, tangan, batang tubuh, kaki, dan organ panggul, semuanya terpengaruh oleh cedera tulang belakang. 
  • Paraplegia adalah kelumpuhan yang memengaruhi seluruh atau sebagian batang tubuh, kaki, dan organ panggul. 

Sementara, gejala yang dialami oleh seseorang yang mengalami cedera tulang belakang adalah : 

  • Kehilangan gerakan
  • Kehilangan atau perubahan sensasi, termasuk kemampuan untuk merasahan sentuhan, panas dan dingin. 
  • Kehilangan kontrol usus atau kantung kemih,
  • Aktivitas refleks berlebihan atau kejang
  • Perubahan fungsi dan sensitivitas seksual,dan kesuburan
  • Rasa sakit atau sensasi menyengat yang disebabkan oleh kerusakan pada serabut saraf di sumsum tulang belakang. 
  • Kesulitan bernapas, batuk atau memngeluarkan sekret (kalenjar atau getah) dari paru-paru. 

Adapun gejala-gelaja ini dapat dialami sebagian atau keseluruhan, tergantung tingkat keparahan, area yang cedera serta penanganan. 

Pemulihan spinal cord injury ini tergantung pada tingkat keparahan kondisinya. Seseorang yang mengalami cedera tulang belakang sebagian, memiliki peluang untuk pulih yang lebih baik. Para ilmuwan pun percaya bahwa kemajuan dalam penelitian akan memungkinkan pemulihan cedera tulang belakang yang lebih baik.

Untuk saat ini, perawatan dan rehabilitasi masih memungkinkan banyak orang dengan cedera tulang  untuk menjalani kehidupan yang mandiri dan produktif.[]