Ekonomi

Mengenal Sidarto Danusubroto, Pengabdi Negara Terlama Hingga Pecahkan Rekor MURI


Mengenal Sidarto Danusubroto, Pengabdi Negara Terlama Hingga Pecahkan Rekor MURI
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai abdi negara dengan masa pengabdian terlama yaitu selama 56 tahun. (Istimewa)

AKURAT.CO Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai abdi negara dengan masa pengabdian terlama yaitu selama 56 tahun.

Penghargaan itu ditandatangani langsung oleh Pendiri MURI, Jaya Supratna dan diserahkan oleh Direktur Senior MURI , Yusuf Ngadri di Auditoroum Kementerian PUPR, di Jakarta, kemarin (27/8/2020).

Hadir dalam penghargaan itu, Ketua Watimpres Wiranto, anggota Watimpres mulai dari Agung Laksono, Arifin Panigoro, dan Putri Kuswisnuwardani. Selain dari unsur Watimpres, hadir juga Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Polri, Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri.

"Mengawali tugas sebagai korps Bhayangkara di Polsek Jampang Kulon pada 1960-an. Menuntaskan tugasnya sebagai Kapolda Jabar pada 1991 setelah berkarya sebelumnya di Polda Sumbagsel dan pimpinan di Mabes Polri," kata Yusuf.

Tercatat juga, Sidarto pada 1967-1968 mendapatkan tugas sebagai Ajudan Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno. Ketika masuk masa purnatugas, Sidarto masuk ke dunia politik dan menjabat Ketua MPR RI pada 2013-2014.

"Dari 2015 sampai sekarang, dalam usianya yang ke-84, beliau masih mengabdi jiwa raganya bagi bangsa dan negara, sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI Joko Widodo di periode yang kedua," lanjut Yusuf.

"Kiranya menjadi kehormatan bagi beliau, kebanggan bagi kami dan teladan bagi kami semua. Untuk itu, kami mohon dengan hormat Bapak Sidarto menerima penghargaan ini," tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Sidarto mengucapkan terima kasih kepada MURI yang telah memberikan penghargaan tersebut.

"Kepada Pak Jaya Suprana, walaupun banyak kita berbeda, kita saling hangat diskusi. Dan saya agak terkaget walau kita banyak peebedaan, tapi ternyata beliau hari ini memberikan piagan penghargaan kepada saya. Sampaikan salam saya kepada Pak Jaya Suprana," kata Sidarto. []