Lifestyle

Mengenal Refleks yang Dimiliki Bayi Sebagai Tanda Saraf Dan Otak Normal

Refleks bayi yang baik menandakan aktivitas saraf dan otak bayi yang normal. Apa saja refleks yang dimiliki bayi yang baru lahir? Seperti apa refleksnya?


Mengenal Refleks yang Dimiliki Bayi Sebagai Tanda Saraf Dan Otak Normal
Ilustrasi Mengenal Refleks yang Dimiliki Bayi Sebagai Tanda Saraf Dan Otak Normal (Freepik/jcomp)

AKURAT.CO Refleks merupakan gerakan yang sifatnya involunter alias tidak disengaja. 

Tak hanya dimiliki orang dewasa, bayi juga memiliki refleks yang biasanya berupa gerakan bersifat spontan, dan terjadi pada aktivitas bayi sehari-hari.

Menurut Dokter Spesialis Anak, dr. Debby Andina, Sp.A dalam unggahan reels yang diunggah akun Instagram @bicarasikecil, refleks bayi yang baik menandakan aktivitas saraf dan otak bayi yang normal.

baca juga:

Debby menjelaskan, beberapa refleks bayi hanya ditemukan dalam waktu tertentu di perkembangan bayi. 

"Refleks yang terjadi pada bayi baru lahir disebut dengan refleks primitif," ujar Debby pada keterangan unggahan reels, dikutip pada Rabu (25/5/2022). 

"Refleks tersebut nantinya dapat hilang dengan sendirinya, ketika bayi mencapai usia tertentu," jelasnya.

Apa saja refleks yang dimiliki bayi yang baru lahir? Seperti apa refleks yang terjadi pada bayi baru lahir? 

Berikut penjelasan refleks yang dimiliki bayi, berdasarkan penjelasan dari Debby.

Rooting reflex

Refleks ini terjadi ketika orang tua atau orang dewasa menyentuh pinggir mulut bayi. Lalu, bayi akan mengikuti arah sentuhan tersebut sambil membuka mulutnya. 

Hal ini membantu bayi, ketika dia sedang ingin mencari payudara menyusu. Refleks ini muncul sejak bayi lahir dan bertahan hingga usia 3-4 bulan

Refleks menghisap / sucking reflex

Refleks ini muncul, ketika bagian atas atau langit-langit mulut bayi disentuh. 

Refleks menghisap mulai muncul saat usia 32 minggu kehamilan dan menjadi sempurna saat usia 36 minggu kehamilan. 

Oleh karena itu, bayi prematur biasanya belum bisa menghisap dengan baik.

Refleks moro

Refleks moro biasanya muncul ketika bayi terkejut. Ketika bayi terkejut, misalnya karena suara berisik, bayi akan mengeluarkan refleks gerakan tiba-tiba. Bayi akan melakukan gerakan dengan memanjangkan lengan dan menekuk kakinya. Refleks ini muncul sejak lahir dan bertahan hingga usia 4 bulan.

Asymmetric tonic neck reflex

Ketika kepala bayi menengok ke satu sisi, bayi akan memanjangkan lengan di sisi yang sama sebagai bentuk refleks gerakan lehernya.  

Sebaliknya, lengan pada sisi yang berlawanan akan ditekuk. Refleks ini muncul sejak lahir dan bertahan hingga usia 2 bulan

Refleks menggenggam / palmar grasp reflex

Refleks menggenggam pada bayi muncul ketika orang tua atau orang dewasa menyentuh telapak tangannya. Bayi akan menutup jari-jarinya, seperti gerakan menggenggam. 

Refleks ini muncul sejak lahir dan bertahan hingga usia 3-4 bulan

Refleks babinski

Refleks Babinski muncul ketika orang tua atau orang dewasa menggaruk telapak kaki bayi. Jempol bayi akan mengarah ke atas dan jari-jari lainnya akan terbuka. 

Refleks ini umumnya akan menetap dari bayi lahir hingga Si Kecil berusia 2 tahun, tapi bisa juga menghilang sejak usia 1 tahun.

Dengan memperhatikan refleks ini pada Si Kecil yang masig, orang tua juga bisa memperhatikan tumbuh kembangnya.

Jika bayi tidak memiliki refleks atau munculnya respon refleksnya tidak normal terhadap rangsangan,  bisa berarti kelainan pada sistem sarafnya. 

Jika orang tua menemukan hal ini, segera konsultasikan pada dokter agar kondisi kesehatan Si Kecil bisa diperiksa dengan lebih seksama.