Lifestyle

Kenali Postpartum PTSD, Trauma Karena Melahirkan

Trauma melahirkan adalah kondisi kesehatan mental yang dipicu oleh peristiwa menakutkan


Kenali Postpartum PTSD, Trauma Karena Melahirkan
Ilustrasi ibu hamil (Daily Mail)

AKURAT.CO PTSD (post-traumatic stress disorder) atau gangguan stres pascatrauma adalah gangguan kesehatan jiwa berupa kecemasan, yang muncul setelah seseorang mengalami atau menyaksikan peristiwa yang tidak menyenangkan.

Peristiwa traumatis yang dapat memicu PTSD antara lain perang, kecelakaan, bencana alam dan pelecehan seksual. Selain itu proses persalinan bisa membuat seorang Bunda mengalami PTSD.

Sebab, bagi beberapa orangtua, khususnya Bunda yang baru menjadi ibu, ada tantangan tersendiri yang mungkin terjadi di masa pascamelahirkan yakni trauma melahirkan. 

Trauma melahirkan adalah kondisi kesehatan mental yang dipicu oleh peristiwa menakutkan, entah dikarenakan mengalaminya atau menyaksikannya secara langsung. Istilah medis dari trauma melahirkan ini adalah postpartum post-traumatic stress disorder (PTSD) alias Postpartum PTSD .

Mungkin Bunda bertanya-tanya bagaimana bisa sesuatu yang sangat umum seperti melahirkan, dapat menciptakan reaksi trauma pada seorang Wanita yang menjadi Bunda?

Jawaban singkatnya, untuk beberapa Bunda proses ‘alami’ seperti melahirkan juga dapat memicu trauma berat. Ibu dengan trauma pascamelahirkan umumnya mengalami mimpi buruk, kecemasan parah, kilas balik peristiwa dan pikiran mengenai peristiwa yang membuatnya trauma.

Misalnya, Bunda mengalami perasaan tidak mendapat perhatian selama proses melahirkan. Disebabkan perhatian pada proses persalinan lebih banyak ditujukan kepada bayi, sedangkan kondisi ibu kurang diperhatikan.

Contohnya, desakan dari mertua untuk melahirkan normal pada suami hingga menyebabkan perdebatan di depan Bunda. Padahal, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan menganjurkan proses caesar agar nyawa Bunda dan si Kecil selamat karena indikasi medis tertentu sehingga Bunda tidak merasa diperhatikan kelurga suami / mertua.  

Berdasarkan American Psychiatric Association, ibu dengan trauma persalinan selalu masih terbayang mengenai pengalaman traumatis yang pernah dialami atau disaksikannya. Kebanyakan ibu yang mengalami pengalaman traumatis mungkin merasa kesulitan untuk menyesuaikan dirinya kembali.