Lifestyle

Mengenal Penyembuhan Skoliosis Berdasarkan Derajat Kelengkungan Tulang Belakang

Dokter memberikan alternatif tindakan skoliosis berdasarkan beberapa faktor penentunya, seperti lokasi lengkungan, derajat lengkungan dan lain lain


Mengenal Penyembuhan Skoliosis Berdasarkan Derajat Kelengkungan Tulang Belakang
Tangakapan layar video di TikTok (TikTok/Tanti Sri Haryati)

AKURAT.CO  Penyakit skoliosis yang biasanya ditandai dengan lengkungan pada tulang memang bisa dialami siapa saja. Baru-baru ini sebuah video viral tentang wanita kena skoliosis 44 derajat.

Pemilik akun TikTok @Tanti Sri Haryati itu mengaku dokter mendiagnosis dirinya mengalami skoliosis 44 derajat pada 2017 silam. 

Untuk itu, dia pun harus menjalani operasi tanam 2 pen titanium sesuai anjuran dokter pada tahun 2018.

baca juga:

Setelah menjalani perawatan,  operasi tanam pen dan terapi berjalan pasca operasi, skoliosis 44 derajat yang dialami pun membaik. 

Bahkan kini Tanti sudah bisa berkegiatan di pusat kebugaran hingga angkat beban.

Dalam keterangan tertulisnya, Dokter Spesialis Bedah Saraf dari Brain and Spine Bunda Neuro Center, Dr. dr. Wawan Mulyawan SpBS(K), SpKP menuturkan bahwa dalam beberapa kasus, lengkungan skoliosis bisa stabil atau malah bertambah derajat kemiringan seiring waktu. 

"Skoliosis ringan biasanya tak menyebabkan masalah, tetapi kasus berat bisa membuat penderita mengalami masalah pernafasan. Meski penderita mungkin tak merasakan nyeri tertentu," tulis Wawan dalam keterangan, dikutip pada Kamis (30/6/2022).

Penyebab skoliosis bisa banyak hal, salah satunya masalah kongenital, terjadi saat periode perkembangan janin.

SkoIiosis juga bisa disebabkan oleh keturunan atau genetik, panjang kaki yang berbeda, cedera, infeksi atau tumor.