Lifestyle

Cara Atasi Perut Anak yang Buncit Lengkap dengan Penyebab

Setelah mengetahui penyebabnys saatnya mengetahui cara mengatasi atau meredakan perut buncit pada anak


Cara Atasi Perut Anak yang Buncit Lengkap dengan Penyebab
Ilustrasi pola makan pada anak (Unsplash/Vitolda Klein)

AKURAT.CO Perut buncit pada anak merupakan kondisi perut anak terlihat bengkak atau membesar. Pada anak usia 1-5 tahun otot-otot perutnya memang masih belum kuat sehingga mudah buncit. 

Sebagai orang tua, Ayah dan Bunda tentu sering memerhatikan kondisi fisik si Kecil, termasuk kondisi perutnya. 

Dikutip dari laman Parents, jika si Kecil memiliki nafsu makan tinggi biasanya perutnya akan membuncit, meski buang airnya tetap lancar. Tak perlu cemas, sebab hal itu wajar terjadi.  

baca juga:

Namun, kondisi perut buncit yang perlu orang tua perhatikan apakah kondisi tersebut terjadi bersama dengan kenaikan berat badan si Kecil atau malah sebaliknya anak tetap bertubuh kurus meski memiliki perut buncit. 

Selain itu, jika perut buncit menimbulkan rasa tidak nyaman bahkan menyebabkan nafsu makan si Kecil menurun, bisa jadi itu merupakan gejala masalah kesehatan anak yang perlu diwasapadai. 

Berikut empat penyebab perut buncit pada anak yang harus diwaspadai yang dikutip dari berbagai sumber.

Kembung

Salah satu penyebab umum perut buncit pada anak adalah kembung. Perut kembung terjadi karena si Kecil terlalu banyak menelan udara saat menangis atau menyusu sehingga membuat perut anak membesar karena dipenuhi gas. 

Hal ini biasanya membuat anak yang masih bayi, menjadi rewel, sering bersendawa dan buang angin.

Untuk mengatasi ini, Ayah dan Bunda bisa memandikan si Kecil menggunakan air hangat. Air hangat akan membantu anak membuang gas di dalam perut sehingga tidak buncit lagi.

Sembelit

Penyebab lain perut buncit pada anak adalah sembelit. Dikutip dari laman Mayo Clinic, sembelit pada anak memang tidak menimbulkan masalah serius pada tubuh. Namun, jika anak mengalami sembelit yang menyebabkan perut buncit dalam waktu lama maka ini adalah kondisi yang perlu diwaspadai.

Gejala sembelit yan perlu diwaspadai pada anak adalah perut yang cenderung membesar, terasa keras saat disentuh, anak tidak buang air besar dalam beberapa hari, dan anak kehilangan nafsu makannya.

Intoleransi laktosa

Terlalu banyak mengonsumsi produk susu dapat menyebabkan kondisi perut buncit pada anak.

Seperti diketahui, sistem pencernaan pada anak di usia balita masih cenderung sensitif sehingga sistem pencernaan tidak dapat memecah laktosa dari gula pada makanan yang dikonsumsi anak.

Kondisi ini akhirnya membuat laktosa yang di fermentasi dalam usus, menyebabkan kelebihan gas dan kembung yang akhirnya membuat perut membuncit.

Selain itu, anak juga akan mengalami mual, muntah, sakit perut dan diare karena intoleransi laktosa

Radang Usus

Radang usus buntu bisa menjadi salah satu penyebab perut buncit pada anak. Selain perutnya yang buncit, anak yang mengalami kondisi ini juga mempunyai perut yang kembung, mual dan nyeri di sekitar perutnya, hingga tubuhnya mengalami demam tinggi. 

Dikutip dari laman Kids Health, selain menyebabkan perut buncit, penyakit radang usus buntu yang tidak diobati berpotensi pecah dan menyebabkan infeksi yang berpotensi mengancam jiwa anak.

Setelah mengetahui penyebab yang sudah disebutkan di atas, saatnya mengetahui cara mengatasi atau meredakan perut buncit pada anak seperti yang dilansir dari lama Todays Parents. 

Melakukan pijat perut 

Memijat perut dapat membantu mengurangi perut buncit pada si Kecil. Lakukan minimal 15 menit, setiap dua kali sehari setelah mandi pagi dan mandi sore. Ayah dan Bunda juga bisa menggunakan minyak telon atau minyak zaitun dalam memijat perutnya. 

Beberapa penelitian menyebutkan, pijat dapat menurunkan tingal depresi, kecemasan, kesejahteraan, gejala perut kembung, dan mengatasi perut buncit pada anak.

Gaya hidup sehat sejak dini

Mengonsumsi makanan asin terlalu sering menajdi pemicu terjadinya perut buncit pada anak. Untuk itu, orangtua perlu mengubah pola hidup sehat pada anak dengan memberikan asupan nutrisi anak melalui makanan mengandung karbohidrat, protein, dan vitamin. 

Hindari juga anak dari makanan yang menimbulkan gas seperti sayur kubis, kacang-kacangan, makanan yang mengandung natrium tinggi dan makanan olahan susu.

Meski normal terjadi lantaran otot perut balita yang belum kuat, jika perut buncit ditandai gejala atau membuat anak tak nyaman, segera periksakan ini kepada dokter spesialis anak.