Lifestyle

Mengenal Manfaat Vitamin K, Bisa Mencegah Kepikunan

Dengan memenuhi kebutuhan vitamin K, berikut sederet manfaat yang bisa kamu dapatkan dari vitamin K


Mengenal Manfaat Vitamin K, Bisa Mencegah Kepikunan
Ilustrasi tablet vitamin (THESUN.CO.UK)

AKURAT.CO, Kecukupan asupan vitamin berpengaruh besar bagi kesehatan tubuh. Tapi, salah satu jenis vitamin yang paling penting tapi sering terlupakan adalah vitamin K. Padahal, vitamin K memiliki manfaat yang luar biasa, bagi berbagai organ dan sistem tubuh.

Bila mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang disarankan oleh Kementerian Kesehatan RI, orang dewasa memerlukan asupan vitamin K sebesar 55 – 65 mikrogram dalam satu hari.

Dengan memenuhi kebutuhan vitamin K sesuai angka kecukupan gizi, berikut sederet manfaat yang bisa kamu dapatkan dari vitamin K, yang dikutip Akurat.co dari berbagai sumber.

Pemulihan luka dan pembekuan darah yang normal

Fungsi utama vitamin K yaitu membentuk protrombin, yakni protein yang sangat penting dalam proses pembekuan darah dan pembentukan jaringan tulang. 

Kekurangan protrombin akan menyebabkan tubuh lebih mudah memar, meskipun hanya mengalami cedera ringan. Kamu juga akan lebih mudah berdarah, bahkan ketika tubuh hanya terkena luka gores kecil saja.

Mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke

Salah satu penyebab tekanan darah tinggi, yakni pembentukan endapan mineral pada pembuluh darah. Endapan mineral membuat darah tidak bisa mengalir dengan lancar. 

Pengendapan mineral yang berlarut-larut, bisa berujung menyebabkan penyakit jantung dan stroke.

Vitamin K mungkin memiliki manfaat tak terduga dalam hal ini. Vitamin ini diyakini bisa mencegah pengendapan mineral pada pembuluh darah. Dengan begitu, aliran darah tetap lancar dan tekanan darah tinggi dapat menurun.

Menjaga kepadatan tulang

Menurut studi dari Journal of Osteoporosis, menunjukkan bahwa kekurangan asupan vitamin K berkaitan dengan penurunan kepadatan tulang dan peningkatan risiko patah tulang. 

Sebab, vitamin K memiliki sejumlah fungsi bagi tulang, tetapi yang utama yaitu membentuk protein yang disebut osteokalsin. Pada proses pengerasan tulang, osteokalsin berikatan dengan ion kalsium dan mineral lain untuk mengatur ukuran dan bentuk tulang.

Jika kamu kekurangan asupan vitamin K, tubuh tidak bisa membentuk osteokalsin. Akibatnya, proses pengerasan tulang tidak berjalan dengan baik. Kepadatan tulang pun menurun sehingga lebih rentan mengalami gejala osteoporosis dan patah tulang.

Menjaga fungsi kognitif

Fungsi kognitif melibatkan kemampuan untuk berpikir, belajar, mengingat, mengambil keputusan, memecahkan masalah, berlogika, dan memusatkan pikiran. Saat memasuki masa lansia, berbagai kemampuan ini dapat mengalami penurunan.

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menghambat penurunan fungsi kognitif, salah satunya dengan mencukupi kebutuhan vitamin K. 

Para peneliti di Kanada pada 2013, menemukan bahwa lansia dengan kadar vitamin K tertinggi dalam darahnya, merupakan yang ingatannya paling baik. Dengan menjaga fungsi kognitif, vitamin K mungkin saja bisa membantu mencegah pikun pada usia lanjut.

Berpotensi mengurangi risiko kanker

Kanker masih menjadi penyebab kematian tertinggi di banyak negara. Namun, ternyata mengonsumsi makanan sumber vitamin K bisa mengurangi risiko untuk mengalami penyakit ini.

Sebuah tim peneliti di Jepang menemukan bahwa menatetrenone, suatu bentuk vitamin K2, bisa menghambat kemunculan sel kanker hati setelah pengobatan. Vitamin ini juga berpotensi menambah angka harapan hidup pasien yang telah menjalani perawatan.

Disebabkan memiliki fungsi yang begitu penting, pastikan kamu mendapatkan asupan vitamin K dari sumber hewani dan sayuran hijau. Lengkapi menu makan kamu dengan makanan yang beragam, agar mendapatkan asupan gizi yang seimbang dan tidak mengalami kekurangan vitamin K.[]