Lifestyle

Mengenal Manfaat Daging Rusa yang Dijadikan Tantangan di MasterChef Indonesia

Berikut manfaat daging rusa, gizi serta nutrisi yang terkandung di dalam daging rusa, dilansir dari The Guardian


Mengenal Manfaat Daging Rusa yang Dijadikan Tantangan di MasterChef Indonesia
Ilustrasi rusa (Unsplash/Laura College)

AKURAT.CO, Pada tayangan MasterChef hari ini, Minggu, (18/7/2021), ada tiga jenis daging yang disediakan oleh juri MasterChef Indonesia untuk diolah peserta MasterChef Indonesia pada tantangan kedua, yaitu daging kuda, daging rusa, dan daging kelinci. Daging rusa pun dipilih untuk dimasak di tantangan kedua.

"Daging rusa lebih lean, lebih gamey, lebih soft, dan tingkat kematangan harus diperhatikan dan juga, terutama setiap kondimen untuk membuat daging rusa menjadi hidangan yang luar biasa," kata Chef Arnold Poernomo pada tayangan MasterChef Indonesia, pada Minggu, (18/7) ini. 

Untuk di Indonesia, rusa yang boleh dikonsumsi tidak sembarangan. Rusa yang boleh dipotong bukanlah jenis rusa yang dilindungi atau langka, tentunya. 

Rusa yang diizinkan untuk dipotong merupakan rusa keturunan ketiga (F3). Contohnya, di Taman Safarii II Prigen, hanya rusa F3 hasil penangkaranan saja yang boleh dipotong.

Jika daging rusa disiapkan dengan benar, rasa, tekstur dan manfaat kesehatan yang didapat dari daging rusa bisa melebihi daging merah lainnya. Berikut manfaat daging rusa, gizi serta nutrisi yang terkandung di dalam daging rusa, dilansir dari The Guardian.

Mencegah anemia

Daging rusa ternyata mengandung lebih banyak protein dibandingkan daging merah lainnya seperti daging sapi. Sebab, daging rusa juga kaya akan zat besi (lebih dari daging sapi) yang baik untuk mencegah anemia sekaligus meningkatkan energi. 

Kandungan mineralnya yang tinggi, khususnya zat besi, bagus untuk memproduksi sel darah merah yang merupakan alat pengangkut nutrisi ke janin.

Hewan ini juga mengansung vitamin B, seperti B2 (riboflavin) dan B3 (niacin), yang bertugas membantu mengatur metabolisme.

Vitamin B6 dan B12

Vitamin B6 dan B12 yang terkandung di dalam daging rusa dapat menurunkan penumpukkan homocysteine yang menjadi zat penyebab kerusakan pada pembuluh darah sehingga dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke. Vitamin B12, kalsium, dan fosfor yang terkandung di dalam daging rusa, saling mendukung dalam memperkuat tulang.

Selain itu, kedua vitamin ini sangat mendukung sistem perlindungan tubuh dalam menjaga paru-paru sekaligus kesehatan organ ginjal.

Cegah infeksi

Manfaat daging rusa juga bisa membuat sistem kekebalan tubuh kuat. Kata ahli, daging rusa banyak mengandung kalsium, magnesium, zat besi, dan vitamin B3 yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. 

Di samping itu, hati rusa yang kaya akan vitamin B3 dinilai dapat menangkal terjadinya infeksi dari bakteri dan virus.

Menambah massa otot

Menurut Departemen Pertanian Amerika, daging rusa lebih banyak mengandung protein ketimbang daging sapi dan domba. Kandungan protein tinggi inilah yang membawa banyak manfaat bagi otot.

Selain berperan dalam menambah massa otot, protein juga bermanfaat untuk meregenerasi sel-sel yang rusak dengan cepat.[]