Lifestyle

Makna dan Sejarah Kumquat, Simbol Keberuntungan di Tahun Baru Imlek

Kumquat adalah tanaman yang menghasilkan buah yang terlihat seperti jeruk lonjong atau bulat kecil. Kumquat selalu hadir selama Tahun Baru Imlek


Makna dan Sejarah Kumquat, Simbol Keberuntungan di Tahun Baru Imlek
Pohon kumquat (Freepik/azerbaijan-stockers)

AKURAT.CO  Tahun Baru China, juga dikenal sebagai Tahun Baru Imlek atau Festival Musim Semi menjadi acara terpenting dalam kalender Tiongkok.

Awal tahun baru China selalu berubah setiap tahunnya. Tahun ini, perayaan ini jatuh pada 1 Februari 2022, dan akan memulai Tahun Macan.

Ada banyak hal-hal menarik untuk diketahui di Tahun Baru Imlek, mulai dari legenda hingga tradisi. Salah satunya mungkin adalah kumquat. 

baca juga:

Kumquat adalah pohon yang menghasilkan buah yang terlihat seperti jeruk lonjong atau bulat kecil. Tergantung pada ukurannya, pohon kumquat dapat menghasilkan ratusan bahkan ribuan buah setahun.

Jelang Imlek, kamu mungkin sering melihat  pohon kumquat bermunculan di restoran Cina, supermarket, hotel, dan hampir di setiap etalase utama di sekitar kota. Pohon ini biasanya ditempatkan berpasangan, satu di setiap sisi pintu masuk. Dengan cara ini, keberuntungan akan datang di sekitar rumah.

Melansir Top China Travel, etnis Tionghoa percaya bahwa kumquat akan membawa kebahagiaan, kemakmuran dan rezeki di sepanjang tahun. 

Dan untuk bentuk bulat, itu adalah simbol keberuntungan dari kebersamaan dan harmoni. Selain dekorasi pembawa keberuntungan, pohon ini pun sering diberikan sebagai hadiah selama Imlek. 

Sejarah dan manfaat kumquat

Nama "kumquat" berasal dari kata Kanton yang berarti "oranye emas" atau "keprok emas," menurut My Recipe. 

Meskipun menyerupai jeruk dalam bentuk dan warna, sebenarnya buah kumquat cukup kecil, seukuran buah zaitun. Biasanya, kumquat berbentuk bulat atau lonjong.

Tak ada yang tahu kapan kumquat ditemukan, namun buah ini sudah menjadi  makanan pokok selama berabad-abad di negara-negara Asia seperti Cina, Jepang, India, dan Taiwan. Kumquat baru dibawa ke Eropa pada pertengahan 1800-an. Pada tahun 1850, itu sedang dibudidayakan di Amerika Utara. 

Kumquat sendiri termasuk dalam keluarga jeruk sampai tahun 1915, namun diberi nama botani baru, Fortunella, setelah Robert Fortunel memperkenalkan kumquat ke Eropa pada tahun 1846.

Rasa kumquatnya sangat khas jeruk. Sementara buah cenderung memiliki rasa asam dan "tajam" yang luar biasa, dan sedikit masih.  Sementara kulit kumquat secara mengejutkan menggugah selera karena menjadi bagian buah yang paling manis.

Buah kumquat dapat dimakan utuh dengan kulitnya, dan mengandung banyak nutrisi penting, termasuk antioksidan, serat, vitamin dan mineral.

Imlek Buah kumquat Freepik/azerbaijan-stockers

“Dalam pengobatan Tiongkok, makanan yang kami anggap asam seperti kumquat baik untuk batuk, hidung tersumbat, atau ketika ada dahak di tenggorokan,” jelas Cecilia Cheung Po-wan, seorang Praktisi Pengobatan Tradisional China (TCM) yang berbasis di Hong Kong, mengutip SOuth China Morning Post, Kamis (26/1/2022). 

Po-wan menyarankan bahwa cara yang baik untuk menenangkan tenggorokan Anda adalah dengan mencampur madu dan kumquat dengan air panas.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa buah kecil juga tinggi serat, yang baik untuk pencernaan.

Untuk membantu pencernaan, Po-wan menyarankan makan kumquat dengan cranberry atau malt, sementara jus kumquat dengan pir dapat membantu menyehatkan paru-paru. 

Meski demikian, ia mengingatkan penderita diabetes untuk tidak makan banyak kumquat karena kandungan gula alaminya yang tinggi.[]