Lifestyle

Mengenal Kondisi Komplikasi yang Sempat Dialami Tjahjo Kumolo

Diketahui Tjahjo Kumolo mengidap kondisi komplikasi penyakit mulai dari paru-paru, diabetes hingga asam urat.


Mengenal Kondisi Komplikasi yang Sempat Dialami Tjahjo Kumolo
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPR di Komplek Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (8/4/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO  Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo meninggal dunia hari ini, Jumat (1/7/2022).

Tjahjo menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 11.10 WIB di RS Abdi Waluyo, Jakarta.

Sebelumnya, Tjahjo Kumolo dikabarkan menjalani perawatan lantaran mengalami infeksi yang menyebar sampai ke paru-paru.

baca juga:

"Ada infeksi yang menyebar sampai ke paru-parunya," kata putri Tjahjo Kumolo, Rahajeng Widyaswari pada Minggu lalu. (26/6/2022). 

Sementara itu, Politikus PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menceritakan kronologi wafatnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo.

Hendarawan mengatakan mulanya Tjahjo sempat merasa keletihan akibat bekerja. Dia pun jatuh sakit kemudian dirawat di Rumah Sakit Abdi Waluyo sejak pertengahan Juni lalu.

"Awalnya kecapean, letih, pekerjaan yang berat. Kemudian setelah itu jatuh sakit," kata Hendrawan saat dihubungi wartawan, pada Jumat (1/7).

Setelah jatuh sakit itu diketahui bahwa Tjahjo mengidap komplikasi penyakit mulai dari paru-paru, diabetes hingga asam urat.

"Ada paru-paru, diabetes, asam urat. Orang sakit kan komplikasinya berarti multi organ ya," imbuhnya.

Komplikasi bukanlah sebuah nama penyakit. 

Komplikasi adalah kondisi berbahaya saat seseorang mengalami sakit. Karena adanya komplikasi ini membuat banyak sistem organ menjadi terganggu.

Komplikasi ini bisa disebabkan karena faktor, seperti mengonsumsi obat-obatan tertentu, karena tindakan medis atau ditemukannya sebuah penyakit baru.

Komplikasi juga sering disebut dengan 'penyakit yang bisa memicu penyakit lain'. Komplikasi ini bisa membuat kondisi seseorang mejadi lebih buruk.

Dilansir dari Healthline, komplikasi terjadi ketika penyakit menjadi tambah buruk, kemudian menunjukkan gejala yang lebih besar, karena adanya perubahan patologi di dalam penyakit tersebut.

Ini disebabkan karena adanya efek dari mengonsumsi obat-obatan tertentu, karena tindakan medis atau efek pembedahan, serta disebabkan karena ditemukannya penyakit baru.

Selain itu, seseorang yang memiliki daya tahan tubuh yang rendah, akan mudah terserang penyakit dan tidak mampu menetralisir penyakit di dalam tubuh. 

Ketika kondisi daya tahan tubuh rendah, penyakit akan menyebar ke seluruh tubuh dan menyebabkan komplikasi.

Gejala yang sering terjadi, karena komplikasi akibat diabetes adalah ditemukannya gangguan saraf, tekanan darah tinggi, kelainan jantung, daya tahan tubuh lemah dan mudah terinfeksi virus, bakteri maupun jamur.

Gejala komplikasi pada diabetes yang terjadi juga bisa ditandai dengan adanya gangguan pada sistem pencernaan, gangguan pada rongga mulut dan tenggorokan, hipoglikemia hingga mengalami kebutaan.