Lifestyle

Mengenal Komplikasi dan Gejala Cacar Monyet

Cacar monyet bisa menyebabkan komplikasi setelah menginfeksi. Berikut komplikasi dan gejalanya


Mengenal Komplikasi dan Gejala Cacar Monyet
Ilustrasi cacar monyet (AKURAT.CO)

AKURAT.CO  Awal pekan ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan lebih dari 3.400 kasus cacar monyet terkonfirmasi, dengan satu pasien meninggal dunia.

Mayoritas kasus tersebut dilaporkan berasal dari Eropa, lewat pembaharuan data per 27 Juni 2022.

Sejak 17 Juni, telah ada sekitar 1.310 kasus baru yang dilaporkan kepada WHO, dengan delapan negara pelapor baru diantaranya.

baca juga:

Lalu, lebih dari 40 negara non-endemik cacar monyet telah melaporkan kasus pertama wabah virus ini di wilayah mereka.

Meskipun virus ini belum terdeteksi di Indonesia, kewaspadaan akan penyakit ini perlu ditingkatkan.

Dokter Spesialis kulit dan kelamin dari RSPI Sulianti Saroso, Ni Luh Putu Pitawati, mengatakan cacar monyet bisa menyebabkan komplikasi setelah menginfeksi. 

Seberapa parah komplikasinya disebut bisa berbeda, tergantung dari tingkat sistem kekebalan tubuh.

Berdasarkan keterangan Putu, adapun beberapa komplikasi yang timbul setelah terinfeksi cacar monyet, antara lain:

  • Bekas luka pada tempat cacar
  • Cacar mengeluarkan nanah atau kondisi memburuk
  • Infeksi paru-paru. Kondisi ini, bagi mereka yang sedang melakukan kemoterapi atau sistem kekebalan tubuh sedang lemah
  • Infeksi saluran nafas. Kondisi ini bisa terjadi apabila infeksi pada seluruh tubuh.

Oleh sebab itu, Putu mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dan kebersihan diri guna melawan virus cacar monyet yang sedang berkembang.

"Monkeypox memang self limiting atau bisa sembuh sendiri. Tapi jika tidak didasari, bisa terjadi komplikasi," ujar Putu di siaran Radio Kesehatan, dikutip pada Selasa (28/6/2022).

Tak hanya mengenal komplikasi dari cacar monyet, seseorang harus mengenal gejalanya agar bisa ditangani dengan cepat dan tidak berujung komplikasi.

Gejala cacar monyet mirip dengan cacar pada umumnya, namun biasanya lebih ringan.

Setelah tertular virus ini, gejala pertama dapat muncul setelah lima hingga 21 hari. Berikut gejala cacar monyet seperti dilansir dari laman Healthline:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Sakit punggung
  • Kelelahan
  • Panas dingin
  • Pembengkakan kelenjar getah bening atau limfadenopati 

Setelah demam berkembang, ruam biasanya muncul sehari hingga tiga hari kemudian. R

uam biasanya terdapat pada wajah, telapak tangan, telapak kaki, mulut, alat kelamin dan mata, termasuk konjungtiva dan kornea. 

Ruam pada cacar monyet menyebabkan lesi atau perubahan kulit yang tak normal. Dimulai dari perubahan warnah kulit, selanjutnya tampak benjolan bening dengan cairan bening. 

Lalu tampak benjolan dengan cairan kekuningan. Terakhir, ruam-ruam tersebut berubah menjadi keropeng. 

Walaupun kebanyakan cacar monyet bukan penyakit yang berbahaya, tetapi komplikasi dari penyakit ini perlu diantisipasi.