Lifestyle

Mewah, Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Glamping

Glamping adalah singkatan dari Glamour Camping atau kemah mewah. Glamping menawarkan konsep berkemah untuk menikmati pemandangan alam


Mewah, Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Glamping
Ilustrasi glamping (AKURAT.CO/Riandar Fata Hudaya)

AKURAT.CO, Glamping adalah singkatan dari Glamour Camping atau kemah mewah. Glamping menawarkan konsep berkemah untuk menikmati pemandangan alam yang eksotis dengan fasilitas yang nyaman dan mewah, layaknya akomodasi hotel bintang 3 atau 4. 

Menurut laman Kementerian Pariwisatan dan Ekonomi Kreatif, istilah glamping awalnya digunakan oleh traveler urban yang suka berpetualang menjelajahi destinasi wisata alam di Afrika. 

Dikarenakan traveler urban tersebut terbiasa dengan hidup mewah, agar tetap bisa merasakan kemewahan, mereka turut serta membawa karpet, kasur lipat yang empuk hingga bahan-bahan makanan yang enak. 

Konsep tersebut menjadi kian populer dan dijadikan peluang pengembangan bisnis akomodasi penunjang pariwisata oleh para pengusaha akomodasi, termasuk di Indonesia.

Jika kemping atau kemah identik dengan tidur di tenda beralaskan tikar atau sleeping bag yang bikin sakit pinggang, glamping mengakomodasi konsep akomodasi fasilitas kamar mewah layaknya hotel bintang 4. Ada kasur empuk, kamar mandi mewah dan fasilitas lain pada tenda dengan berbagai bentuk yang unik dan menarik. 

Bahkan ada tempat glamping yang juga menawarkan fasilitas sarapan di kolam renang / floating breakfast dan layanan barbekyu yang memadai. Jadi, kamu tak perlu membawa perlatan untuk barbekyu.

Meski menawarkan kemewahan, glamping tetap memenuhi konsep wisata ramah lingkungan seperti kemah konvensional. Hal tersebut karena glamping memang didesain sebagai akomodasi yang terletak di pusat wisata alam seperti gunung, danau, hutan, lembah pinggir pantai, yang memiliki sirkulasi udara yang sejuk dan menenangkan sehingga tidak memerlukan air conditioner atau AC seperti hotel konvesional.

Terlebih lagi, ada beberpa glamping tidak menawarkan tempat untuk tidur dengan konstruksi modern, melainkan menggunakan bahan-bahan alami seperti kayu, bambu, dan atap alang-alang. Bahkan memanfaatkan tenda besar ala militer. Jadi, tempat untuk tidur tetap ramah dan nyaman.

Kelebihan glamping

Kelebihan dari glamping tentu lebih praktis dan anti ribet dari kemah konvensional pada umumnya. Cukup reservasi secara online melalui aplikasi dan datang pada waktu yang ditentukan. 

Selain itu, kelebihan glamping juga terletak pada tendanya yang unik dan aman dari terpaan angin kencang nan dingin, yang tiba-tiba bisa meruntuhkan tenda pada malam hari.

Hal tersebut dikarenakan tenda sudah didesain menggunakan material yang kuat bahkan ada lampu ramah lingkungan, yang dipasang pada tenda. 

Kekurangan glamping

Kekurangan glamping justru terletak pada kelebihannya. Hal tersebut karena kesan 'berpetualang' tidak begitu terasa. 

Tidak ada kebersamaan mendirikan tenda dan memasak dengan perlengkapan memasak seadanya, seperti kemah konvensional. Selain itu, harga per malam yang dipatok glampung tergolong mahal. Satu tenda glamping bisa di patok Rp500.000 – Rp 1.000.000 per tenda.

Nah! Untuk liburan nanti, ingin kemah konvesional yang murah tapi ribet atau glamping yang memberikan berbagai fasilitas?[]