Lifestyle

Kenali dan Ketahui Cara Hadapi Sibling Rivalry

Apa pun penyebab perselisihan dan pertengkaran kakak dan adik, Ayah dan Bunda harus tahu cara untuk mengatasi sibling rivalry yang terjadi


Kenali dan Ketahui Cara Hadapi Sibling Rivalry
Anak menangis karena bertengakar dengan kakak atau adiknya. (Unsplash/Ashwini Chaudhary)

AKURAT.CO Pulang kerja, belum 5 menit duduk di rumah, si adik datang nangis-nangis mengadu katanya dicubit oleh sang kakak. Si kakak ketika ditanya berkata bahwa ia kesal karena si adik mengambil mainannya. Apakah Ayah dan Bunda sebagai orang tua pernah mengalami hal seperti di atas? Emosi dan lelah menghadapi anak yang bertengkar bersama saudaranya pasti tak dapat disangkal. 

Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya untuk selalu rukun. Namun, anak-anak seringkali bertengkar karena berbagai alasan. Hal ini disebut sibling rivalry, merupakan hal yang cukup sering terjadi pada kakak dan adik. 

Dilansir dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sibling rivalry merupakan suatu tahap yang mendukung perkembangan sosial dan emosional anak. Frekuensi dan beratnya perselisihan tergantung pada perbedaan usia kakak dan adik, kepribadian anak dan cara orangtua menghadapi hal tersebut. 

Anak umumnya lebih kompetitif, sehingga hal ini akan berkurang saat anak bertambah usia. Lalu, kakak adik dengan jarak usia yang dekat juga memiliki risiko lebih besar untuk berselisih atau bertengkar dibanding dengan kakak adik dengan jarak usia yang jauh. 

Anak yang bertengkar bukan kesalahan orang tua atau pengasuh. Perselisihan dapat terjadi karena berbagai ayah yang berbeda antar kakak dan adik. 

Umumnya, pertengkaran terjadi karena mencari perhatian orangtua, mencari kedudukan tertentu dalam keluarga, memperebutkan barang, teman dan waktu orangtua. Apapun penyebab perselisihan dan pertengkarannya, Ayah dan Bunda harus tahu cara untuk mengatasi sibling rivalry yang terjadi di antara anak-anaknya sehingga keharmonisan kakak dan adik terjaga. Dilansir dari laman Verywell Family, berikut cara-cara mengatasi sibling rivalry.

Ajari Cara Mengatasi Konflik yang Baik

Langkah pertama yang bisa dilakukan Ayah dan Bunda adalah mengajari anak-anaknya tentang cara mengatasi konflik dengan baik, tanpa harus bertengar. 

Misalnya, Ayah dan Bunda bisa meminta sang kakak untuk mau mendengar opini adiknya dengan sabar, begitu juga adik harus mau memerhatikan opini kakak. Menurut sebuah riset, hal ini akan membuat anak belajar untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang positif dan terbawa hingga anak menjadi dewasa.