Lifestyle

Mengenal Compression Sport, Bisa Minimalisir Cedera Tingkatkan Performa Olahraga

Baju olahraga harus bisa menunjang kegiatan fisik dalam berolahraga, salah satunya compression sport.


Mengenal Compression Sport, Bisa Minimalisir Cedera Tingkatkan Performa Olahraga
Ilustrasi Mengenal Compression Sport, Bisa Minimalisir Cedera Tingkatkan Performa Olahraga (Instagram/2xu_indonesia)

AKURAT.CO Olahraga perlu dilakukan, agar tetap sehat dan bugar. Agar makin nyaman saat berolahraga, kamu memerlukan baju olahraga yang sesuai. 

Tidak hanya terlihat tampil sporty, pakaian tersebut juga bisa membuat latihan fisik kamu lebih baik.

Akan tetapi, menurut Sports Medicine Doctor dari Royal Sports Performance Center, Levina Azarine memilih baju olahraga tidak bisa sembarangan. 

baca juga:

Menurut Levina, baju olahraga harus bisa menunjang kegiatan fisik dalam berolahraga, salah satunya compression sport. 

"Saat kita melakukan olahraga, kebutuhan darah di otot meningkat. Sedangkan, aliran darah balik (ke jantung) menggunakan kontraksi otot. Kegiatan olahraga membuat kebutuhan darah dalam tubuh meningkat," ujar Levina usai Kegiatan Olahraga Bersama 2XU di Paradigm Fitness, dikutip pada Rabu (19/5/2022).  

"Jika kebutuhan darah meningkat, kontraksi otot meningkat, secara otomatis diharapkan peredaran darah balik optimal. Hal ini dibantu compression sport," imbuh

Levina menjelaskan, compression sport seperti pakaian olahraga berbentuk ketat. Keketatan ini memberikan tekanan tertentu, agar aliran darah balik lancar  

"Compression sport memberikan tekanan tertentu, tekanan ini pada gerakan tertentu memberi dukungan pada aliran darah balik menjadi lancar, performa olahraga menjadi lebih baik," katanya

Levina mengingatkan, ketat pada compression sport bukan ketat di seluruh tubuh yang dilapisi compression sport, hanya pada bagian tubuh tertentu. 

Compression bukan sekedar ketat, compression memberikan tekanan pada bagian tubuh tertentu. 

Misalnya, compression sport pants memberikan tekanan di paha dalam, paha luar, betis, pergelangan kaki dan pinggang.

Sedangkan compression sport berbentuk baju, memberikan tekanan pada lengan, otot dada dan perut.   

"Tekanan pada bagian-bagian itu berbeda, ada teknologinya," jelasnya. 

Levina menjelaskan, apabila seseorang lebih banyak melakukan gerakan olahraga menggunakan kaki dan tungkai, maka lebih baik gunakan compression sport pants.

Namun, apabila lebih banyak menggunakan tangan atau tubuh bagian atas, maka gunakan compression sport berentuk baju. 

Compression sport tidak hanya membantu aliran darah balik agar kegiatan olahraga optimal, tetapi membuat tubuh lebih memerhatikan posisi sendi saat berolahraga terutama saat melakukan Yoga.

"Terkadang bentuk gerakan yoga, bukan gerakam lazim dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Ini membutuhkan joint awareness, agar cedera bisa diminimalisir. Hal ini dilakukan compression sport," tuturnya.

"Sebab, dalam melakukan olahraga, sebisa mungkin meminimalisir cedera meningkatkan performa. Ini bisa dilakukan oleh compression sport," tambahnya.