Tech

Mengenal Chickin, Aplikasi Budidaya Ayam Broiler

Teknologi peternakan ayam berbasis IoT dan aplikasi manajemen kandang.


Mengenal Chickin, Aplikasi Budidaya Ayam Broiler
Tampilan aplikasi Chickin. (Play Store)

AKURAT.CO Penerapan teknologi berbasis IoT (Internet of Things) terus dimanfaatkan untuk berbagai bidang. Tak terkecuali di bidang peternakan. Sebuah startup, yaitu Chickin Indonesia hadir untuk membantu meningkatkan produktivitas peternak ayam dengan memanfaatkan teknologi. Mereka berhasil menciptakan teknologi peternakan ayam berbasis IoT dan aplikasi manajemen kandang.

Kehadiran Chickin sendiri memiliki visi untuk menjaga ketahanan pangan di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi, sehingga pemenuhan pasokan daging ayam menjadi lebih inklusif dan berkelanjutan. 

Guna meningkatkan produktivitas hasil ternak, Chickin menyediakan sistem manajemen perkandangan cerdas terintegrasi dengan IoT melalui Micro Climate Controller (MCC) dan Chickin Smart Farm. Adanya aplikasi tersebut diharapkan bisa membantu menekan angka FCR (Food Convertion Ratio), sehingga efisiensi pakan ternak semakin baik.

Manajemen perkandangan yang berbasis IoT dan AI Support akan memudahkan para peternak untuk melakukan budidaya ayam boiler secara optimal, produktif, dan efisien. Dengan menggunakan Micro Climate Controller (MCC), peternak bisa dengan mudah mengatur suhu dan kelembaban kandang secara otomatis ataupun manual menggunakan Chickin App yang tersambung pada smartphone. 

Aplikasi tersebut, memiliki fitur monitoring and control cage climate and feedback, financial and administrative data, live bird price update, dan farm management consultant. Dengan adanya fitur-fitur ini bisa memudahkan para peternak menyimpan data-data terkait perkandangan selama budidaya ayam broiler berlangsung. 

Baik data harian hingga data penjualan akhir akan tersedia untuk memudahkan pemantauan. Bahkan data tersebut bisa diakses secara real time hanya melalui satu aplikasi. 

Selain itu, dengan adanya IoT dan AI Support, memungkinkan juga untuk melakukan budidaya jarak jauh karena proses kontrolnya semakin mudah. Bahkan bisa memaksimalkan efisiensi dan kualitas produksi dengan tingkat mortalitas yang rendah. 

Penggunaan Micro Climate Controller sendiri bisa menghemat pakan ternak. Bahkan kandang yang dilengkapi dengan automatic drinking and feeding system akan meminimalisir pakan yang terbuang sia. Selain itu, perkandangan yang terintegrasi dengan sistem ini bisa meningkatkan kemampuan produktivitas ayam. Di mana tingkat keberhasilan panennya diklaim mencapai 97%. 

Tidak hanya itu, pemanfaatan teknologi ini mampu mengefisiensikan penggunaan listrik. Di mana kecepatan kipas yang ada di kandang diatur secara otomatis sesuai dengan kondisi suhu di dalam kandang. Dengan begitu bisa lebih menghemat cost operasional perkandangan.