Lifestyle

Mengenal Arsitektur Hingga Kriteria Calon Imam Masjid Sheikh Zayed Solo

Mengenal Arsitektur Hingga Kriteria Calon Imam Masjid Sheikh Zayed Solo
Masjid Sheikh Zayed Solo telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bersama Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) pada Senin (14/11). (Pupr)

AKURAT.CO, Masjid Sheikh Zayed Solo telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bersama Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) pada Senin (14/11).

Masjid ini merupakan hibah atau hadiah MBZ untuk Jokowi, sebagai simbol persahabatan antara Indonesia dan UEA.

Masjid ini terletak di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, tepatnya di bekas Depo Pertamina, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari.

baca juga:

Sebagai informasi, dari keterangan tertulis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dilaksanakan pada tahun 2021-2022 dengan nilai konstruksi Rp278 miliar. 

Pembangunannya dilaksanakan di atas lahan seluas sekitar 26.581 m2, yang terdiri dari tiga lantai serta dilengkapi dengan lift. 

Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dirancang sama dengan Grand Mosque di Abu Dhabi yang mencakup 4 menara menjulang, 1 kubah utama yang dikelilingi kubah-kubah kecil, dan ornamen bangunan Timur Tengah

Masjid ini dipersiapkan untuk dapat menampung jemaah mencapai 12 ribu jemaah.

Masjid ini juga dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti ruang VIP, perpustakaan seluas 20 meter persegi, dan dibagian basement menjadi tempat untuk berwudhu jemaah putra dan putri.

Selain itu, di sekitar kompleks Masjid, akan dibangun Islamic Center yang diharapkan dapat menjadi pusat pendidikan dan pengajaran Islam.

Dalam Islamic Center akan didirikan Taman Pendidikan Al Quran (TPA), tempat tafsir Al-Qur'an, Madrasah dan tempat pengembangan ekonomi syariah yang menjual produk-produk halal di salah satu market.

Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan, ke depannya fungsi Masjid Raya Sheikh Zayed ini tidak hanya menjadi tempat shalat berjamaah, melainkan juga berfungsi sebagai pusat kegiatan dakwah, sosial dan pembinaan umat, dan destinasi wisata religi.

"Masjid yang punya nilai sejarah kontemporer ini akan didedikasikan kepada seluruh umat Islam dan dikelola oleh Pemerintah RI," ujar Yaqut, saat peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo beberapa waktu lalu.

"Masjid ini Insya Allah akan membawa manfaat yang besar kepada masyarakat," lanjut dia.

Diharapkan nantinya masjid ini menjadi salah satu mercusuar syiar Islam di Nusantara.

Dan Masjid Sheikh Zayed diharapkan bisa menjadi simbol moderasi beragama dalam rangka mewujudkan perdamaian dunia dan keadilan sosial.[]