Lifestyle

Mengenal Adenovirus yang Jadi Hipotesis Utama Penelitian Hepatitis Misterius

Penelitian tentang peran potensial adenovirus dan infeksi Covid-19 pada hepatitis misterius, prosesnya semakin meningkat. Hipotesis utama kini adalah adenovirus. 


Mengenal Adenovirus yang Jadi Hipotesis Utama Penelitian Hepatitis Misterius
Ilustrasi adenovirus (Marta Pérez-Illana and Carmen San Martín (CNB-CSIC))

AKURAT.CO Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, 348 kemungkinan kasus hepatitis misterius yang tidak diketahui asalnya, masih terus diselidiki.  

Penelitian tentang peran potensial adenovirus dan infeksi Covid-19 pada hepatitis misterius, prosesnya semakin meningkat. Hipotesis utama kini adalah adenovirus. 

Dilansir dari laman Channel News Asia, kasus telah dilaporkan dari 20 negara, dengan 70 kasus tambahan dari 13 negara lainnya, yang menunggu klasifikasi karena tes menunggu penyelesaian. 

baca juga:

Hanya enam negara yang melaporkan lebih dari lima kasus, lebih dari 160 kasus yang dilaporkan dari Inggris.

"Selama sepekan terakhir, ada beberapa kemajuan penting dengan penyelidikan lebih lanjut dan beberapa perbaikan hipotesis kerja," ujar Perwakilan Program Hepatitis Global WHO, Philippa Easterbrook,  di Chanel News Asia, dikutip pada Rabu (11/5/2022).

 "Saat ini, hipotesis utama tetap yang melibatkan adenovirus dengan juga masih merupakan pertimbangan penting tentang peran Covid-19 juga, baik sebagai koinfeksi atau infeksi masa lalu," sambungnya.

Philipa mengatakan, pengujian lebih lanjut dalam sepekan terakhir mengonfirmasi bahwa sekitar 70 persen dari kasus hepatitis misterius, dinyatakan positif adenovirus dengan subtipe 41. Biasanya terkait dengan gastroenteritis subtipe 14 yang lazim.

Seperti diketahui, adenovirus adalah kelompok virus yang dapat menyebabkan infeksi di saluran pernapasan atas, saluran pencernaan, mata, dan sistem saraf.

Meskipun bisa mengakibatkan berbagai penyakit infeksi, adenovirus memang lebih sering menimbulkan berbagai gangguan pernapasan seperti penyakit mirip flu, radang tenggorokan, dan pneumonia.