Lifestyle

Mengandung Hormon Progesteron, Utrogestan Cocok untuk Program Hamil

Utrogestan adalah obat yang mengandung hormon progesteron buatan


Mengandung Hormon Progesteron, Utrogestan Cocok untuk Program Hamil
Ilustrasi obat utrogestan (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Utrogestan adalah obat yang mengandung hormon progesteron buatan. Progesteron sendiri adalah hormon penting selama masa kehamilan. Sebab, berfungsi untuk merangsang pelepasan sel telur yang matang, menebalkan dinding rahim, serta memelihara sel telur yang dibuahi.

Oleh karena itu, obat utrogestan diperlukan bagi wanita yang sedang melakukan program hamil (promil). Bahkan, obat ini juga dibutuhkan oleh wanita yang mengalami masalah kesuburan, penguat kandungan, gangguan menstruasi,dan menopause.

Jika kamu sedang menjalani program kehamilan dan tubuh kamu rendah dalam menghasilkan hormon progesteron yang cukup, dokter mungkin akan meresepkan utrogestan.

Jika dokter meresepkan obat ini secara oral, maka minumlah kapsul sebelum makan dengan segelas air. Sementara, jika dokter meresepkan obat ini secara vaginal, maka masukkan kapsul ke dalam vagina dengan hati-hati sesuai arahan dokter.

Lalu, minumlah obat ini pada jam yang sama setiap harinya. Hal ini juga akan membantu kamu mendapatkan manfaat optimal dari obat utrogestan.

Untuk dosis utrogestan bagi orang dewasa adalah sebagai berikut:

  • 100 mg dua kali sehari menjelang waktu tidur selama 12 hari dari hari ke-15 sampai hari ke-26 siklus menstruasi.
  • 100 mg sekali sehari pada menjelang tidur pada hari pertama hingga ke-25 siklus menstruasi.

Secara umum, dosis obat setiap orang berbeda-beda. Tergantung pada usia, tingkat keparahan penyakit, respons tubuh terhadap obat dan kondisi secara menyeluruh. Mungkin ada beberapa dosis utrogestan yang tidak disebutkan di atas. 

Ada beberapa efek samping paling umum dari obat utrogestan yang bakal dialami oleh kamu, antara lain:

  • Sakit kepala
  • Perubahan volume perdarahan saat menstruasi menjadi 'lebih deras'
  • Keputihan
  • Efek samping lainnya yang jarang terjadi adalah:
  • Mengantuk
  • Pusing
  • Payudara terasa nyeri
  • Sembelit atau diare
  • Merasa tidak enak badan
  • Mual dan muntah
  • Gatal
  • Muncul jerawat

Efek samping obat ini mungkin berbeda-beda pada setiap pasien. Jadi, tidak semua orang mengalami efek samping tersebut.

Kamu perlu ingat bahwa idak semua perempuan bisa menggunakan obat ini. Pasalnya utrogestan tidak boleh digunakan pada perempuan dengan kondisi, seperti:

  • Memiliki riwayat kanker payudara atau diduga mengalaminya.
  • Dicurigai memiliki tumor ganas estrogen-dependent. Perdarahan jalan lahir yang tak jelas penyebabnya.
  • Tromboflebitis.
  • Gangguan trombosis atau tromboemboli misalnya trombosis vena dalam atau DVT serta emboli paru.
  • Memiliki riwayat penyakit hati.
  • Memiliki hipersensitivitas atau alergi terhadap zat aktif atau salah satu eksipien yang terkandung dalam obat. 
  • Porphyria
  • Perdarahan otak

Meski sudah disebutkan resep konsuminya, obat ini harus diresepkan dokter. Sebab, sebelum memberikan resep konsumsi utrigestan, dokter akan mengecek dahulu kondisimu apakah ada kontardiksi ketika mengkonsumi obat ini.