Olahraga

Mengaku Tegang, Yuta Watanabe Sebut Keberaniannya Mengalahkan Fajar/Rian

Akira Koga/Yuta Watanabe menang rubber game dengan skor 21-14, 13-21, dan 21-18 atas Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.


Mengaku Tegang, Yuta Watanabe Sebut Keberaniannya Mengalahkan Fajar/Rian
Duet ganda putra asal Jepang, Akira Koga/Yuta Watanabe, ketika beraksi di Piala Thomas & Uber 2022 di Bangkok, Thailand. (BWF)

AKURAT.CO, Duet ganda putra Jepang, Akira Koga/Yuta Watanabe, memang berhasil mencuri angka dengan mengalahkan wakil Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, di partai keempat Piala Thomas 2022. Namun, di balik itu mereka sebenarnya mengaku tegang.

Diketahui, kejuaraan bulutangkis beregu putra-putri Piala Thomas-Uber 2022 sedang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Thailand, pada 8-15 Mei 2022.

Meski sempat kalah 2-3 atas Malaysia di fase penyisihan grup, Jepang akhirnya menjadi salah satu negara yang digdaya melaju ke semifinal Piala Thomas 2022.

baca juga:

Pada laga semifinal, tim bulutangkis  putra Jepang menghadapi unggulan pertama sekaligus juara bertahan Indonesia,  Jumat (13/5/22).

Meski lawannya berat, namun Jepang tak gentar memberi perlawanan. Big match Kento Momota vs Ginting di partai pertama pun menjadi harapan bagi Jepang.

Sayangnya, Kento Momota menyerah 3 game atas Ginting dengan skor 21-13, 14-21, 21-12. Jepang kian tertinggal dengan kemenangan ganda Indonesia Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Enggan menyerah, Jepang mampu bangkit dalam 2 partai krusial Kenta Nishimoto yang tumbangkan Jonatan Christie. Serta Akira Koga/Yuta Watanabe yang menekuk  Fajar Alfian/Rian Ardianto.

Jepang hanya tidak beruntung saat jagoan Indonesia, Shesar Hiren Rhustavito mampu menekuk Kodai Naraoka di partai penentuan. Hasil itu membuat Jepang gagal ke babak final.

Fakta penting lainnya, gara-gara Indonesia, Jepang gagal menggapai misi untuk mengulang sukses saat menjadi kampiun Piala Thomas 2014.

Pasca-kegagalan melangkah ke final Piala Thomas 2022, diakui oleh ganda putra Jepang, Koga/Yuta Watanabe, bahwa melawan Indonesia mereka mengalami tekanan besar.

Ungkapan Hati Pemain Putra Jepang

Melansir laman media lokal Jepang, Badminton Spirit, ganda gado-gado Jepang, Akira Koga/Yuta Watanabe mengakui merasakan tekanan besar melawan Indonesia di Piala Thomas 2022.

Terlebih kondisinya, Indonesia memiliki keunggulan pada papan skor, dan mereka tampil di partai keempat, saat Jepang masih tertinggal 1-2 atas Indonesia.

“Ada tekanan di setiap pertandingan. Pihak lawan bahkan lebih unggul, dan saya pikir saya merasakan sekali tekanan itu,” ucap Yuta Watanabe.

Namun meski merasakan tekanan besar, Akira Koga/Yuta Watanabe mengakui bahwa mereka memilih bertarung dengan kecemasan dan tampil menyerang.

“Saya pikir kami bisa mengalahkannya dengan keberanian,” sambung Yuta Watanabe.

Hal itu pun memiliki dampak positif bagi Akira Koga/Yuta Watanabe yang akhirnya bermain menyerang saat berhadapan dengan pebulutangkis Indonesia Fajar Alfian/Rian Ardianto.

Bahkan ganda gado-gado yang masih menempati ranking 1672 itu sukses menang rubber game dengan skor 21-14, 13-21, 21-18.

“Kami lebih percaya diri dalam bertahan daripada menyerang. Jadi kami harus mengandalkan keberanian. Tapi saya pikir kami bisa bertahan dengan baik sambil menutupi kelemahan,” tambah Akira Koga.

Hal serupa juga dialami oleh tunggal putra ranking 1 dunia, Kento Momota, yang jelas mengalami tekanan sejak awal set pertama melawan Ginting.

"Saya sudah kehabisan apa yang kumiliki,”pungkas Kento Momota.

Terlepas dari itu, meski gagal melangkah ke final Piala Thomas 2022, upaya Jepang menyulitkan Indonesia pun patut diapresiasi. Kegigihannya menggambarkan besarnya daya juang.

Jadwal Final Piala Thomas 2022

Selain fakta gagalnya Akira Koga/Yuta Watanabe dkk melangkah ke final Piala Thomas 2022, namun Jepang cukup baik dengan capain medali perunggu bersama Denmark.

Sementara partai final Piala Thomas 2022, mempertemukan Indonesia vs India pada Minggu (15/5/22) pukul 13.00 WIB di Impact Arena, Bangkok.

India melesat ke final usai susah payah menang 3-2 atas tim favorit juara, Denmark. Sebelumnya, India juga sukses menghentikan Malaysia di perempat final.

Torehan mentereng ini sukses mencatatkan sejarah bagi bulutangkis India yang baru pertama kali melesat ke final Piala Thomas.

Hal ini berbanding terbalik dengan Indonesia yang justru menjadi negara paling sukses di perhelatan Piala Thomas. Tercatat Indonesia sudah menorehkan 14 gelar juara.[]

Lihat Sumber Artikel di Indosport Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Indosport.com Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Indosport.com