Olahraga

Menentang Piquet dan Ecclestone, Hamilton Melawan "Suara Tua"

Lewis Hamilton bersiap turun di kandang pada Grand Prix Inggris 2022, Minggu (3/7).


Menentang Piquet dan Ecclestone, Hamilton Melawan
Lewis Hamilton merayakan keberhasil menangkan F1 GP Inggris 2021. (F1)

AKURAT.CO, Juara dunia Formula One (F1) tujuh kali, Lewis Hamilton, tampaknya semakin tegas melawan apa yang disebutnya dengan “suara tua”. Hal tersebut terindikasi dari pernyataan Hamilton terhadap ujaran bernada rasis legenda balap Brasil, Nelson Piquet, juga dukungan eks bos F1, Bernie Ecclestone, terhadap Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Ecclestone memantik kontroversi dengan mengatakan bahwa ia bersedia “menghadapi peluru” untuk Putin sehubungan dengan perang yang dilancarkan Rusia terhadap Ukraina. Hamilton menganggap Ecclestone membawa dunia kembali ke masa lalu.

“Saya tidak percaya saya mendengar (ucapan Ecclestone) itu. Ini mengembalikan kita ke beberapa dekade sebelumnya, dan kita sudah melihat penderitaan berat yang sesungguhnya,” kata Hamilton sebagaimana dipetik dari The Guardian.

baca juga:

“Mengapa? Kita tidak perlu mendukung itu melainkan melihat ke masa depan. Jika Anda tidak memiliki sesuatu yang positif untuk disumbangkan, maka jangan beri tempat (untuk hal negatif).”

Menurut Hamilton, sikap Ecclestone terhadap krisis di Ukraina telah melewati batas akal sehatnya. Terlebih karena Ecclestone adalah tokoh terkemuka di cabang olahraga mewah” seperti F1.

“Kita tidak membutuhkan itu lagi, mendengar dari seseorang yang percaya dengan perang, dan memaksa orang berpindah dan membunuh orang, dan mendukung orang itu (Putin) melebihi (akal sehat) saya,” kata Hamilton.

Sebelum itu, Hamilton secara pribadi menghadapi ujaran rasial Nelson Piquet dalam sebuah wawancara pada November tahun lalu. Dalam video yang beredar di media sosial sejak Senin lalu itu Piquet tertangkap menggunakan kata “neguinho” yang bernada rasis untuk mengomentari insiden tabrakan Hamilton dan pembalap Red Bull, Max Verstappen, di Grand Prix Inggris 2021.

F1 merespons tindakan tersebut dengan melarang Piquet datang ke perhelatan F1 seumur hidup. Meski Piquet meminta maaf terhadap Hamilton namun menolak bahwa ucapannya tersebut dimaksudkan untuk bersikap rasis, F1 sepertinya tidak bakal mencabut sanksi terhadap juara dunia tiga kali itu.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa Piquet tidak hanya sekali mengeluarkan pernyataan rasis berdasarkan salinan penuh wawancara tersebut yang dimiliki oleh situs Brasil, Grande Premio.

Bukan hanya itu, Piquet juga diketahui mengeluarkan ucapan bernada homophobia terhadap esk rivalnya, Keke Rosberg, dan putra Rosberg yang pernah bertanding setim dengan Hamilton, Nico Rosberg.[]