News

Mendikbud Sebut Vaksinasi Covid-19 Tenaga Pendidik Diberikan Bertahap Mulai dari Jenjang Termuda

Mendikbud Sebut Vaksinasi Covid-19 Tenaga Pendidik Diberikan Bertahap Mulai dari Jenjang Termuda
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim tinjau vaksinasi PTK di SMAN 70 Jakarta Selatan pada Rabu (25/2/2021). (Dok. Kemdikbud)

AKURAT.CO, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengatakan akan memprioritaskan vaksinasi Covid-19 untuk pendidik dan tenaga pendidikan (PTK). Ini disampaikannya saat meninjau kegiatan vaksinasi di SMAN 70 Jakarta Selatan pada Rabu (25/2/2021).

"Dengan memprioritaskan pemberian vaksin kepada PTK, Mendikbud berharap kegiatan belajar mengajar tatap muka bisa segera dilakukan," kata Nadiem dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (25/2/2021). 

Nadiem juga berharap vaksinasi bagi PTK ini bisa diikuti dengan kegiatan serupa di provinsi-provinsi lain, selain di DKI Jakarta.

baca juga:

Mendikbud mengatakan, vaksinasi bagi PTK seluruh jenjang pendidikan di satuan pendidikan negeri dan swasta, baik formal maupun non-formal dan pendidikan keagamaan, akan diberikan secara bertahap mulai dari jenjang pendidikan termuda yakni PAUD, SD dan SLB.

"Selanjutnya pendidik dan tenaga kependidikan pada jenjang SMP, SMA dan SMK. Tahap terakhir, akan diberikan vaksin kepada PTK pada jenjang perguruan tinggi," ujarnya.

Nadiem mengungkapkan bahwa esensi pemberian vaksinasi yang diprioritaskan untuk PTK adalah jawaban agar tahun ajaran baru bisa dimulai secara bertahap.

"Dimulai dari yang paling terdampak dan kesulitan menghadapi pembelajaran jarak jauh, yaitu peserta didik pada jenjang PAUD, SD, dan SLB," kata dia.

Mendikbud menuturkan akan mengupayakan sebaik mungkin agar target vaksinasi bagi semua PTK selesai sesuai target.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau pelaksanaan vaksinasi massal bagi guru. Ia ingin memastikan bahwa program pemulihan kesehatan masyarakat itu berjalan secara konsisten dan lancar.

Jokowi menargetkan 5 juta guru bisa divaksinasi Covid-19 supaya sekolah bisa memulai belajar tatap muka pada tahun ajaran baru.

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu