Rahmah

Mendapat Jaminan Hotel dan 119 Kali Makan, Ini Layanan yang Didapat Jemaah Haji 2022 di Saudi

Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama telah menyiapkan skema layanan yang akan didapatkan jemaah haji Indonesia.


Mendapat Jaminan Hotel dan 119 Kali Makan, Ini Layanan yang Didapat Jemaah Haji 2022 di Saudi
Dalam foto ini, ratusan peziarah muslim mengelilingi Ka'bah, di Masjidil Haram, sambil mereka menjaga jarak untuk melindungi diri dari virus corona (AP )

AKURAT.CO  Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama telah menyiapkan skema layanan yang akan didapatkan jemaah haji Indonesia. Layanan tersebut, terbagi menjadi dua, yakni layanan dalam negeri dan layanan Suadi.

Berkaitan dengan layanan Saudi, Direktur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid menyebut bahwa layanan akomodasi disiapkan dengan mengacu pada standar kualitas hotel, jarak ke Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah, wilayah, harga, serta kemudahan akses transportasi bus shalawat (khusus di Makkah), dan distribusi katering.

"Di Makkah, hotel jemaah rencananya dibagi dalam lima wilayah: Mahbas Jin, Syisyah, Raudhah, Jarwal & Misfalah. Penempatan jemaah haji di Makkah dilakukan dengan sistem zonasi berdasarkan asal embarkasi sesuai Keputusan Dirjen PHU Nomor 140 Tahun 2022,” jelas Subhan di Jakarta, Senin (9/5/2022).

baca juga:

"Di Madinah, hotel jemaah ada di wilayah Markaziyah atau kawasan terdekat dari Masjid Nabawi. Hotel jemaah dibagi dalam tiga wilayah: Syimaliyah, Janubiyah, dan Gharbiyah," imbuhnya.

Subhan menambahkan, sejumlah fasilitas hotel pun juga sudah disiapkan. Di mana, para jemaah akan mendapatkan air mineral (1 liter dalam kemasan botol /hari), handuk, selimut, peralatan mandi, mesin cuci, dan fasilitas pergantian sprei dan sarung bantal. Selain itu, pihak hotel juga akan menyiapkan air zamzam dalam kemasan galon (dispenser).

"Pihak hotel juga harus siapkan petugas angkut koper sampai kamar jemaah, petugas kebersihan, dan petugas keamanan," terangnya.

Berkaitan dengan fasilitas konsumsi yang diberikan jemaah haji, pihaknya menyebut, akan mendapatkan layanan makan sebanyak maksimal 119 kali. Jemaah akan mendapatkan 75 kali layanan konsumsi di Makkah, 27 kali di Madinah, 16 kali di Arafah-Mina-Muzdalifah atau Armuzna (termasuk 1 paket snack Muzdalifah), dan satu kali makan di bandara Jeddah (saat kedatangan/ kepulangan).

"Artinya, bisa dikatakan jemaah full mendapatkan makan selama tiga kali per hari selama di Arab Saudi," ucapnya.

"Jemaah juga akan mendapatkan paket kelengkapan konsumsi selama di Makkah, Madinah dan Armuzna berupa kopi, teh, gula, saus sambal, kecap, sendok, dan gelas kaca," tambahnya.

Kemudian untuk mobilitas jemaah di Arab Saudi, pihaknya akan menyiapkan tiga jenis layanan transportasi darat. 

Pertama, layanan angkutan antarkota. Bagi jemaah yang berangkat pada gelombang pertama, rute layanan ini adalah dari Bandara Madinah, Madinah, Makkah, lalu Bandara Jeddah. Kemudian untuk jemaah pada gelombang kedua, rutenya Bandara Jeddah, Makkah, Madinah, lalu Bandara Madinah.

"Untuk kenyamanan jemaah, kami siapkan bus dengan spesifikasi buatan tahun 2017 - 2021," kata Subhan.

Kedua, layanan angkutan Shalawat. Menurut Subhan, bus ini akan memberikan layanan 24 jam selama jemaah ada di Kota Makkah. Di mana, bus akan mengantar jemaah dari hotel ke Masjidil Haram dan kembali ke hotel. 

Sementara itu ada lima rute yang telah disiapkan, yaitu: 1) Mahbasjin-Bab Ali, 2) Syisyah-Syieb Amir, 3) Raudhah-Syieb Amir, 4) Jarwal-Syieb Amir, dan 5) Misfalah-Jiad. 

Selain itu, untuk memudahkan jemaah, Kemenag juga akan menyiapkan halte bus pada tempat strategis di depan hotel sehingga mudah dijangkau oleh para jemaah.

"Kami siapkan petugas di setiap halte dan juga di setiap terminal terdekat Masjidil Haram. Ada juga call center pengaduan," jelasnya.

"Bus yang digunakan adalah jenis city bus dengan spesifikasi pembuatan tahun 2017 - 2021," imbuhnya.

Ketiga, layanan angkutan Masyair. Bus pada layanan ini akan melayani jemaah pada fase puncak haji di Makkah. Sehingga jemaah jelang wukuf akan diberangkatkan dari hotel masing-masing menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina. 

“Khusus Armuzna, penyediaan bus terpusat, menjadi tanggung jawab Pemerintah Arab Saudi," pungkasnya. []