Ekonomi

Mendagri: Jika COVID-19 Mampu Dikendalikan, Ekonomi Akan Positif

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan manakala COVID-19 mampu dikendalikan akan berdampak positif bagi perekonomian dan pelaksanaan pilkada.


Mendagri: Jika COVID-19 Mampu Dikendalikan, Ekonomi Akan Positif
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian (kiri) memberikan keterangan pers bersama Wali Kota Depok, Mohammad Idris usai launching Gerakan Dua Juta Masker di Kantor Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat, Kamis (13/8/2020). Gerakan tersebut dilakukan agar banyak warga yang menggunakan masker untuk terhiindar dari paparan COVID-19. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan manakala COVID-19 mampu dikendalikan akan berdampak positif bagi perekonomian dan pelaksanaan pilkada.

"Saya optimistis pencanangan gerakan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Sulut disiplin menggunakan masker. Manakala COVID-19 di Sulut dikendalikan tentunya berdampak positif terhadap berbagai sektor baik perekonomian hingga pelaksanaan pilkada serentak," ujar Menteri Tito saat pencanangan "Gerakan Sulut Bermasker" di Manado, Jumat (4/12/2020).

Pemprov Sulut secara masif membagikan masker mencegah penularan COVID-19 hingga ke 15 kabupaten/kota se-Sulut.

Hingga kini tercatat jumlah masker yang telah dibagikan kepada masyarakat melalui gerakan ini sebanyak 10.747.388 lembar masker dari total 11.398.954 lembar masker.

Selain disalurkan di 15 kabupaten/kota, masker juga dibagikan kepada ASN di lingkup perangkat daerah dan unit kerja Pemprov Sulut, aparat keamanan, karyawan swasta dan masyarakat umum.

“Kalau seluruh masyarakat Sulut menggunakan masker di tempat publik, saya yakin akan mengurangi kasus penularan COVID-19 sampai 70 persen, ini akan berdampak pada ekonomi yang akan membaik,” katanya dilansir dari Antara.

Mendagri berharap jutaan masker diberikan kepada seluruh masyarakat, khususnya warga kurang mampu agar seluruh masyarakat dapat menggunakannya.

Menteri Tito juga mengimbau seluruh elemen masyarakat Sulut terus menerapkan protokol kesehatan untuk meyakinkan masyarakat luar bahwa Sulut dapat mengendalikan COVID-19 karena segala aktivitas dilakukan sesuai protokol kesehatan.

Menurut dia, kepercayaan masyarakat luar atas Sulut sangat penting, apalagi Presiden Joko Widodo sudah menetapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang di Kabupaten Minahasa Utara sebagai salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas selain Danau Toba, Borobudur, Mandalika dan Labuan Bajo.

Sumber: ANTARA

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu