Ekonomi

Mendag Zulhas: India Salah Satu Tujuan Utama Ekspor CPO RI

Mendag Zulhas: India Salah Satu Tujuan Utama Ekspor CPO RI
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memberikan sambutan saat peluncuran minyak goreng kemasan sederhana di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (6/7/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan India merupakan salah satu tujuan utama ekspor minyak kelapa sawit (CPO) Indonesia. Untuk itu, ia mengajak eksportir CPO nasional untuk bersiap mengantisipasi lonjakan permintaan di India, khususnya menjelang Hari Raya Deepavali pada 24 Oktober 2022 mendatang.

Hal tersebut ditegaskan Zulhas dalam pertemuan Indonesia–India Roundtable Business Engagement yang digelar pada Senin, 22 Agustus 2022 di New Delhi, India. 

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan misi dagang Kementerian Perdagangan (Kemendag) ke India yang dipimpin Mendag Zulkifli Hasan. Kegiatan misi dagang diikuti 10 perusahaan Indonesia yang bergerak di sektor CPO, bubur kertas dan kertas, furnitur, batu bara, dan perkakas plastik. Turut hadir Duta Besar Republik Indonesia untuk India dan Bhutan Ina Hagniningtyas Khrisnamurthi dan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi.

baca juga:

"India menjadi negara pertama yang saya kunjungi dalam misi dagang. Selain sebagai mitra dagang strategis, India juga sebagai konsumen CPO terbesar yang disuplai Indonesia dan untuk mengantisipasi potensi lonjakan permintaan menjelang Hari Raya Deepavali pada 24 Oktober 2022," kata Mendag Zulkifli Hasan, mengutip sebagaimana dalam rilisnya, Selasa (23/8/2022).

Ia menyampaikan CPO memiliki kontribusi penting dalam perekonomian Indonesia, khususnya dalam penyediaan lapangan pekerjaan dan mengurangi kemiskinan bagi 16 juta petani dan pekerja di sektor sawit. CPO juga memegang peran penting dalam beberapa sektor industri seperti kosmetik, kebutuhan rumah tangga, makanan, dan minuman.

"Indonesia sebagai produsen utama CPO di dunia dan India sebagai salah satu pengguna CPO terbesar di dunia harus selalu bekerja sama, serta membangun kepercayaan dalam perdagangan dan investasi untuk mengembangkan industri CPO dan produk turunannya. Produk CPO Indonesia terjamin keberlanjutannya serta aman untuk kesehatan," jelasnya.

Sebelumnya, pada Jumat 19 Agustus 2022 lalu, Zulhas melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan dan Industri India Piyush Goyal. Pertemuan membahas berbagai upaya mempererat hubungan bilateral.

"Kami bersepakat bahwa dua negara besar ini, 'the powerhouse of Asia' dan anggota G20 akan bekerja sama lebih dalam demi kesejahteraan rakyatnya. Oleh sebab itu, saya memilih India sebagai tujuan kunjungan kerja saya ke luar negeri yang pertama sebagai Menteri Perdagangan untuk memimpin delegasi bisnis misi dagang," tukas Zulhas.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi