Ekonomi

Mendag: Perlindungan Konsumen Sistem Perdagangan Daring Jadi Tantangan Pemerintah

Mendag Lutfi: Sistem perdagangan daring di era digitalisasi seperti saat ini menjadi tantangan untuk upaya perlindungan konsumen.


Mendag: Perlindungan Konsumen Sistem Perdagangan Daring Jadi Tantangan Pemerintah
Menteri Perdagangan yang baru, Muhammad Lutfi saat memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/12/2020). (Screenshot YT Setkab)

AKURAT.CO Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan sistem perdagangan daring di era digitalisasi seperti saat ini menjadi tantangan untuk upaya perlindungan konsumen. Sebab, sistemnya jauh berbeda dengan jual beli konvensional.

"Tantangan kita ke depan jadi lebih besar. Karena bagaimanapun, sistem perdagangan baru dengan moda elektronik ini punya tantangan tersendiri," kata Mendag Lutfi dilansir dari Antara, Jumat (21/5/2021).

Mendag Lutfi menekankan perlu kerja sama yang erat antar-lembaga untuk bisa mengupayakan pertumbuhan ekonomi Indonesia, di samping juga tetap memberikan upaya perlindungan pada konsumen.

Dia menegaskan saat ini pemerintah tengah berupaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi menjadi positif agar bisa keluar dari resesi. Namun dia mengingatkan agar seluruh pihak tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.

"Tolong kita tetap disiplin, kita tidak bisa lengah. Mudah-mudahan kerja sama kita, BPKN dengan Kementerian Perdagangan bahu membahu memberikan perlindungan pada konsumen," kata Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi turut menyinggung mengenai tidak adanya lonjakan harga barang dan jasa saat Hari Raya Idulfitri tahun ini. Namun menurutnya hal tersebut juga dipicu oleh masih rendahnya daya beli masyarakat. Ia memberikan catatan konsumsi masyarakat masih -2,3 persen pada kuartal I-2021.

Pada kesempatan yang sama, Ketua BPKN Rizal Halim mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1442 H sekaligus menghaturkan permohonan maaf kepada para pemangku kepentingan yang menjadi mitra kerja BPKN.

"Saya mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1442 H, mohon maaf lahir dan batin. Kami memohon maaf apabila dalam melaksanakan tugas terdapat kesalahan baik disengaja ataupun tidak disengaja," kata Rizal.

Acara halalbihalal di lingkungan BPKN tersebut dihadiri oleh karyawan, pejabat, maupun eks pimpinan BPKN di periode-periode sebelumnya. []

Sumber: Antara