Ekonomi

Mendag Pastikan Stok Dan Harga Pangan Aman Jelang Akhir Tahun

Mendag Pastikan Stok Dan Harga Pangan Aman Jelang Akhir Tahun
Mendag Zulkifli Hasan memberikan keterangan pers di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (3/12/2022). (Antara/Sinta Ambarwati)

AKURAT.CO Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, mengatakan bahwa harga dan ketersediaan pangan jelang libur Natal dan Tahun Baru 2023 dipastikan aman.

"Harga stabil aman, Natal dan Tahun Baru cukup, stoknya tersedia," katanya dalam bincang-bincang bersama pengacara kondang Hotman Paris Hutapea di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (3/12/2022).

Mendag mengatakan, sejumlah harga pangan dipantaunya saat melakukan sidak di sejumlah pasar di Kota Semarang, Jawa Tengah.

baca juga:

"Saya sudah keliling ke Semarang sama Pak Erick, sama Pak Ganjar, kita cek harga-harga. Ada yang murah sekali, ayam. Jadi ayam itu terlalu murah, harganya Rp32 ribu di pagi hari, Rp30 ribu di jam 09.00, Rp28 ribu siang hari. Kalau murah petani ayam bangkrut. Nah ini kita akan naikkan agar bisa Rp 35 ribu. Tapi telur naik Rp30 ribu mestinya Rp29 ribu, jadi ada yang turun ada yang naik, tapi secara umum inflasi kita 5,42 persen, jadi turun. Secara umum, secara keseluruhan. Jadi harga stabil," paparnya.

Sebelumnya, Mendag bersama Menteri BUMN, Erick Thohir, meninjau Pasar Rasamala, Semarang, Jumat (2/12/2022).

Peninjauan di pasar tradisional itu untuk memastikan komoditas pangan tetap aman dan terjangkau masyarakat, terlebih menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Menurut Mendag, beberapa komoditas mengalami mengalami kenaikan maupun penurunan harga.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga seperti cabai rawit dan telur ayam, sementara yang mengalami penurunan antara lain daging ayam.

Meski begitu, kenaikan yang terjadi masih dalam batas normal. Mendag menuturkan pemerintah telah menyiapkan upaya jika memang terjadi kenaikan harga bahan kebutuhan pokok yang signifikan.

Menurut Mendag, pemerintah daerah memiliki alokasi anggaran tidak terduga sebesar 2 persen yang bisa digunakan untuk memberikan subsidi harga bahan kebutuhan pokok jika terjadi kenaikan.