News

Mencekam! Aktivis Belarus Ditemukan Tewas Tergantung, Sempat Bantu Warga Melarikan Diri ke Luar Negeri 

Vitaly Shishov sempat dinyatakan hilang oleh pasangan dan rekan-rekannya pada Senin (2/7) setelah tidak kunjung pulang dari aktivitas jogging nya. 


Mencekam! Aktivis Belarus Ditemukan Tewas Tergantung, Sempat Bantu Warga Melarikan Diri ke Luar Negeri 
Vitaly Shishov dilaporkan hilang oleh rekannya pada hari Senin (File BDU via Sky News)

AKURAT.CO  Seorang aktivis Belarus yang tinggal di pengasingan di Ukraina ditemukan tewas pada Selasa (3/7) pagi waktu setempat.

Seperti diwartakan Reuters hingga BBC, Vitaly Shishov ditemukan dalam kondisi tubuh tergantung di sebuah taman di dekat rumahnya di Kyiv. Shishov sempat dinyatakan hilang oleh pasangan dan rekan-rekannya pada Senin (2/7) setelah tidak kunjung pulang dari aktivitas joggingnya. 

Mereka mengatakan bahwa sejak Senin itu, Shishov tidak bisa dihubungi. Dikatakan Shishov telah meninggalkan kediamannya pada pukul 9 pagi dan seharusnya kembali satu jam kemudian.

Polisi Ukraina telah mengumumkan penyelidikan atas kasus dugaan pembunuhan, termasuk menelusuri apakah pembunuh mencoba menyamarkan aksinya sebagai upaya bunuh diri dari Shishov. 

"Warga Belarus Vitaly Shishov, yang menghilang kemarin di Kyiv, ditemukan hari ini digantung di salah satu taman Kyiv, tidak jauh dari tempat tinggalnya," kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Shishov adalah pemimpin organisasi Belarus di Ukraina (BDU) yang  berbasis di Kyiv. Dalam pergerakannya, BDU aktif memfasilitasi warga Belarus yang melarikan diri dari persekusi, termasuk menyediakan akomodasi, pekerjaan, hingga nasihat hukum. 

Selain aktif di BDU, Shishov juga sempat mengambil bagian dari protes anti-pemerintah Belarus, dan pada tahun lalu, ia ikut meninggalkan negara tersebut. 

Namun, sejak lari dari negaranya, Shishov mengaku merasa diawasi secara terus menerus. Oleh sumber lokal, Shishov dan rekan-rekannya pun sempat diperingatkan adanya kemungkinan tentang berbagai ancaman, termasuk diculik atau dibunuh.

"Kami juga berulang kali diperingatkan oleh sumber lokal dan orang-orang kami di Republik Belarus tentang semua jenis provokasi, termasuk penculikan dan likuidasi.